CFO Harus Mampu Beradaptasi Terhadap Perubahan Ekonomi yang Dinamis
Kamis, 01 Agu 2024, 11:30 WIBJAKARTA- Di tengah ketidakpastian ekonomi global pada tahun 2024, peran Chief Financial Officer (CFO) semakin strategis memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Dalam perayaan ulang tahun ke-5 CFO Club Indonesia yang digelar pada Rabu (31/7), isu-isu terkait tantangan global hingga transformasi digital menjadi sorotan utama para pembicara.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, dalam sambutannya pada acara tersebut menegaskan pentingnya CFO terus beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang dinamis. "CFO tidak hanya mengelola keuangan, tetapi juga harus memimpin perusahaan dalam menghadapi tantangan seperti fluktuasi nilai tukar, perubahan kebijakan perdagangan, dan inovasi teknologi," kata Kartika.
Yuanita Rohali, yang terpilih sebagai President CFO Club Indonesia menggantikan Dasrul Chaniago, menegaskan bahwa CFO Club Indonesia memiliki peran penting dalam membekali para CFO dengan keterampilan kepemimpinan yang adaptif. "Dalam menghadapi masa depan, CFO yang inovatif dan visioner akan menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam meraih peluang di tengah ketidakpastian," ujarnya.
Pada acara tersebut, CFO Club Indonesia juga menyelenggarakan Rapat Umum Anggota termasuk pergantian pengurus. Selain Yuanita Rohali yang menjabat sebagai President, Alvin Christian dari Indonesia Healthcare Corporation (IHC) ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, dan Hendry dari KAP Hendry, Ferdy & Rekan sebagai Bendahara.
Turut hadir sebagai pembicara dalam talkshow bertema "Becoming a Public Company: Understanding The Market and IR Best Practices" itu yakni Mylene Kok dari JP Morgan dan Listyorini Dian Pratiwi dari Bursa Efek Indonesia. Mereka memberikan pandangan mengenai pentingnya memahami pasar dan praktik terbaik dalam hubungan investor.
Pengetahuan Digital
Yuanita Rohali menyampaikan bahwa CFO Club Indonesia telah melakukan berbagai kolaborasi dengan perusahaan teknologi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para CFO di bidang digital.
"Inovasi teknologi seperti AI, analitik data, dan otomatisasi menawarkan peluang besar, namun juga tantangan seperti integrasi teknologi baru dan keamanan data yang harus diatasi," jelasnya.
Sementara itu, Sekjen CFO Club Indonesia, Alvin Christian, menyoroti kompleksitas regulasi yang semakin meningkat.
"Perusahaan harus mematuhi berbagai peraturan baru yang berkaitan dengan pelaporan keuangan, pajak, dan tanggung jawab sosial. Kami di CFO Club Indonesia rutin mengupdate anggota mengenai peraturan baru dan menyelenggarakan seminar terkait," ungkapnya.
Sementara Bendahara CFO Club Indonesia, Hendry, mengatakan suksesnya peran CFO sangat bergantung pada kompetensi tim keuangan.
"Kami memiliki program Community Development yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan tim keuangan dan future CFO," katanya.
Dalam usianya yang ke-5, CFO Club Indonesia terus memperkuat perannya dengan mengusung tiga pilar kunci: kolaborasi, inklusif, serta education & development, untuk menghadapi tantangan masa depan.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Kondisi Nagari Sungai Batang pascabencana susulan
-
Warga Kasemen Serang Sahur di Tengah Kepungan Banjir
-
Thailand Gunakan Radar untuk Membantu Pengendara Melacak SPBU yang Masih Jual BBM
-
Menteri PKP: Pembangunan Rusun Kolaborasi Negara dan Swasta Jadi Solusi Penyediaan Hunian Layak
-
Myanmar Gelar Pemilu Putaran Akhir, Partai Pro-militer Diprediksi Menang Telak
-
Libur Paskah Jumat Ini Ragunan Disebu Wisatawan, Pengelola Imbau Pengunjung Waspada Cuaca Ekstrem
-
Alokasi Dana Desa Bengkulu 2026 Capai Rp377,08 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.