Regulasi Asuransi Penjaminan Kredit Bantu Program Pemerintah Disusun
Minggu, 28 Jul 2024, 18:03 WIBJAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyatakan pihaknya tengah menyusun peraturan terkait asuransi penjaminan kredit untuk mendukung program pemerintah.
"Kami sedang menyusun terkait dengan penjaminan kredit. Jadi penjaminan kredit itu juga area yang menjadi perhatian OJK, terutama untuk mendukung program-program pemerintah," ucap Ogi Prastomiyono di Jakarta, Jumat (26/7).
Dia mengatakan hal tersebut merupakan upaya untuk memitigasi risiko jika terjadi kerugian dalam program pembiayaan yang dilaksanakan pemerintah, misalnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain tengah mengembangkan asuransi penjaminan kredit, ia menuturkan bahwa pihaknya juga sedang berupaya menyelesaikan revisi Peraturan OJK (POJK) tentang perusahaan penjaminan.
"Kami sedang menyusun POJK-nya, Insya Allah tahun ini POJK revisi perusahaan penjaminan akan kami keluarkan. Memang kita akan relaksasi supaya kapasitasnya meningkat," kata Ogi.
Dia menuturkan revisi tersebut mengusulkan gearing ratio perusahaan penjaminan ditingkatkan menjadi 40 kali dari yang sebelumnya sebesar 20 kali dari modal lembaga penjamin.
"Itu kita harapkan bisa lebih kuat dan kapasitasnya itu kami tingkatkan. Kami sih rencananya mungkin aturannya, ya, 40 kali dari ekuitas," ujarnya.
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 2 Tahun 2017, gearing ratio adalah perbandingan antara total nilai penjaminan yang ditanggung sendiri dengan ekuitas lembaga penjamin pada waktu tertentu.
Berita Terkait:
-
Al Nassr Akhirnya Menjadi Juara Liga Arab. Ronaldo Menyumbang Sepasang Gol
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
-
IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, 22 Mei 2026
-
Tiongkok dan AS Bahas Pengurangan Tarif Barang Senilai Rp529 Triliun
-
Program Pelatihan Chip Nasional Dibuka untuk Engineer dan Mahasiswa, Targetkan 15.000 Desainer
-
Parade sepeda di Candi Sewu
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.