Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu RI Tegaskan Kepercayaan Tinggi Jadi Modal untuk Perkuat Kerja Sama Asean dan Jepang

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu RI Tegaskan Kepercayaan Tinggi Jadi Modal untuk Perkuat Kerja Sama Asean dan Jepang Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI/Achmad Kautsar Prasetio
Ket. Suasana pertemuan Asean-Japan Post-Ministerial Conference (PMC) di Vientiane, Laos, Jumat (26/7/2024). (26/7/2024).

Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengajak Jepang untuk mengoptimalkan posisinya sebagai salah satu mitra Asean yang paling dipercaya dengan terus mengembangkan kemitraan yang berorientasi kepada masa depan bersama.

DalamAsean-Japan Post-MinisterialConference (PMC) di Vientiane, Laos, Jumat waktu setempat, Retno menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah memiliki kemitraan yang kuat dalam menjaga perdamaian dan stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

"Kemitraan Asean-Jepang harus terus menjadi solusi dari berbagai upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik dan juga dunia," ucap Menlu RI, sebagaimana pernyataan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta.

Dengan demikian, dalam pertemuan bersama Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa dan delegasi tersebut, Retno menyoroti tiga area kerja sama yang dapat menjadi fokus Asean dan Jepang, yaitu pertumbuhan hijau, ekonomi digital, dan menjaga stabilitas.

Ia menyatakan bahwa dukungan Jepang sangat penting untuk mempercepat transisi energi di kawasan, khususnya melalui mekanisme pembiayaan inovatif dan transfer teknologi rendah karbon.

"Kita harus terus mendorong implementasi berbagai proyek prioritas yang dapat mendukung penurunan emisi di kawasan, termasuk dalam platformAsia Zero Emission Community(AZEC)," kata Menlu RI.

Retno turut mendorong kemitraan Asean-Jepang supaya dapat mendukung penguatan keterampilan masyarakat dan memperkuat integrasi UMKM di Asia Tenggara ke dalam ekosistem digital.

Ia menyoroti inisiatif Kerangka Ekonomi Digital Asean (DEFA) yang diluncurkan pada masa keketuaan Indonesia di Asean tahun lalu dapat meningkatkan potensi ekonomi digital di kawasan hingga 2 triliun dolar AS (Rp32,46 kuadriliun).

Selain itu, Menlu RI menegaskan pentingnya kerja sama antara kedua belah pihak dalam menjaga stabilitas dan perdamaian. Ia mengapresiasi komitmen Jepang untuk menghormati hukum internasional secara konsisten dan mengajak Jepang memastikan hal tersebut terpenuhi dalam isu Palestina.

"Saya juga berharap Jepang dapat segera mengakui Palestina, sebagai salah satu upaya penting mendorong proses perdamaian menuju solusi dua negara," kata Retno, menambahkan.

Ia juga mengapresiasi Jepang sebagai salah satu negara yang pertama kali menyatakan dukungan kepadaAsean Outlook on the Indo-Pacific(AOIP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.