Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Oxfam: 1% Orang Terkaya di Dunia Raup 40 Triliun Dollar dalam 10 Tahun

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 08:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Oxfam: 1% Orang Terkaya di Dunia Raup 40 Triliun Dollar dalam 10 Tahun Doc: Yahoo/Reuters
Ket. Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Brazil.

PARIS - Satu persen orang terkaya di dunia meningkatkan kekayaan mereka sebesar total 42 triliun dollar AS selama dekade terakhir, kata Oxfam pada hari Kamis (24/7), menjelang pertemuan puncak G20 di Brazil.

Meskipun ada keuntungan tak terduga ini, pajak bagi orang kaya anjlok ke "tingkat terendah dalam sejarah", imbuh LSM tersebut, sambil memperingatkan tentang "tingkat ketidaksetaraan yang tidak senonoh" dengan negara-negara lain di dunia yang "dibiarkan berjuang untuk mendapatkan remah-remah".

Brazil telah menjadikan kerja sama internasional mengenai pemungutan pajak terhadap orang-orang superkaya sebagai prioritas kepemimpinannya di G20, sekelompok negara yang mewakili 80 persen PDB dunia.

Pada pertemuan puncak minggu ini di Rio de Janeiro, menteri keuangan G20 diharapkan membuat kemajuan dalam cara-cara untuk menaikkan pungutan pada orang-orang yang sangat kaya dan mencegah para miliarder menghindari sistem pajak.

Prakarsa ini melibatkan penentuan metodologi untuk mengenakan pajak pada miliarder dan pembayar pajak berpendapatan tinggi lainnya.

Usulan tersebut rencananya akan dibahas sengit dalam pertemuan puncak pada hari Kamis dan Jumat. Prancis, Spanyol, Afrika Selatan, Kolombia dan Uni Afrika mendukung, tetapi Amerika Serikat dengan tegas menentang.

Oxfam menyebutnya sebagai "ujian lakmus sesungguhnya bagi pemerintah G20", dan mendesak mereka untuk menerapkan pajak kekayaan bersih tahunan sebesar setidaknya delapan persen pada "kekayaan ekstrem" milik orang-orang superkaya.

"Momentum untuk menaikkan pajak bagi orang-orang superkaya tidak dapat disangkal," kata kepala kebijakan kesenjangan di Oxfam International, Max Lawson.

"Apakah mereka punya kemauan politik untuk mencapai standar global yang mengutamakan kebutuhan banyak orang di atas keserakahan segelintir elite?"

Oxfam mengatakan angka 42 triliun dollar itu hampir 36 kali lebih besar dari kekayaan yang dikumpulkan oleh separuh populasi dunia yang paling miskin.

Meskipun demikian, para miliarder "telah membayar tarif pajak yang setara dengan kurang dari 0,5 persen dari kekayaan mereka" di seluruh dunia, kata LSM tersebut.

Hampir empat dari lima miliarder dunia menyebut negara G20 sebagai rumah mereka, catat Oxfam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.