Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iraw Adat Tidung di Nunukan Dihadiri Warga dari Empat Negara Serumpun

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 16:29 WIB | Oleh:
Iraw Adat Tidung di Nunukan Dihadiri Warga dari Empat Negara Serumpun Doc: ANTARA/HO-Dokpim Nunukan
Ket. Muda mudi menari pada Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu ke-3 Tahun 2024 yang digelar di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR - Iraw (pesta budaya) Adat Tidung Borneo Bersatu ke-3 yang digelar di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara meriah dengan kehadiran warga dari empat negara serumpun yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

"Ini menjadi ajang silaturahim sekaligus pelestarian budaya Tidung di empat negara serumpun," kata Bupati Nunukan, Asmin Laura, Selasa.

Diiringi alunan musik tradisional Tidung dan gemerlapnya pakaian adat, para peserta IrawTidung Borneo Bersatu ke-3 menampilkan berbagai kesenian dan tradisi khas Tidung. Pawai budaya yang diikuti oleh perwakilan dari empat negara serumpun menjadi daya tarik utama dan memukau para pengunjung dengan kekayaan budaya Tidung yang beragam.

Iraw Tidung Borneo Bersatu ini dihadiri lebih dari 2.500 peserta. Mereka memadati Desa Binusan, bahkan hingga ke rumah-rumah warga. Untuk menampung lonjakan peserta, panitia pun harus menyediakan tenda tambahan.

Bupati Nunukan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kemajuan seni dan budaya di Kabupaten Nunukan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu membangun Nunukan dengan semangat, sesuai tajuk kegiatan "Merawat Kebersamaan Melanjutkan Pembangunan".

Iraw Tidung Borneo Bersatu bukan hanya pesta rakyat biasa. Acara ini menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahim antarmasyarakat Tidung di empat negara serumpun, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Tidung yang adiluhung.

Bupati mengatakan, bagi pecinta budaya dan tradisi, Iraw Tidung Borneo Bersatu adalah acara yang wajib dikunjungi.

"Rasakan keramahan masyarakat Nunukan, nikmati keindahan budaya Tidung, dan ciptakan kenangan tak terlupakan," ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung sejak Sabtu (20/7) dan mencapai puncaknya pada Selasa, 23 Juli 2024. Iraw Tidung Borneo juga dirangkai dengan seminar dan diskusi sejarah adat Istiadat Tidung. Acara juga diramaikan karnaval budaya, pentas budaya, dan olahraga tradisional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.