Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hanoi Berkabung atas Wafatnya Nguyen Phu Trong

📅 Senin, 22 Jul 2024, 02:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hanoi Berkabung atas Wafatnya Nguyen Phu Trong Doc: AFP/NHAC NGUYEN
Ket. Nguyen Phu Trong

HANOI - Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong, yang dianggap sebagai pemimpin tertinggi negara itu, meninggal dunia pada Jumat (19/7) di usianya yang ke-80 tahun, kata partai tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, dikatakan bahwa Trong, yang memimpin partai tersebut sejak 2011, meninggal dunia karena usia tua dan derita penyakit serius di sebuah rumah sakit militer di Hanoi.

Pengumuman itu disampaikan sehari setelah partai tersebut mengumumkan bahwa Trong akan menyerahkan tampuk kekuasaan kepada presiden negara itu dan mantan menteri keamanan publik, To Lam, yang sudah lama dianggap berebut jabatan tertinggi.

Pada saat itu, partai tersebut mengatakan Trong akan fokus pada pengobatan untuk kondisi medis yang dirahasiakan, yang merupakan pertama kalinya partai tersebut merujuk pada spekulasi lama mengenai kesehatan pemimpin lanjut usia tersebut.

Trong adalah sekretaris jenderal partai pertama yang meninggal saat menjabat sejak kematian Le Duan, saudara seperjuangan Ho Chi Minh, pada tahun 1986. Ia juga merupakan pemimpin pertama yang memegang tiga mandat berturut-turut sebagai ketua partai, setelah liberalisasi ekonomi pada tahun 1986.

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyebut Trong sebagai juara hubungan erat antara rakyat Amerika dan Vietnam, dan mengatakan kedua negara lebih aman karena persahabatan bilateral yang dibina oleh mendiang pemimpin tersebut.

Sedangkan Presiden Russia, Vladimir Putin, memuji Trong sebagai teman sejati Russia.

Partai Komunis Tiongkok pun telah mengirimkan pesan belasungkawa kepada mitranya di Vietnam, sementara pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un mengirimkan pesan serupa, menurut media pemerintah di negara-negara tersebut.

Gerakan Antikorupsi

Rezim komunis Vietnam, yang berada di tengah-tengah perombakan total, telah mengalami serangkaian pergolakan dalam beberapa bulan terakhir, dengan para menteri, pemimpin bisnis dan dua presiden semuanya tidak lagi aktif sebagai bagian dari gerakan antikorupsi yang besar.

Pada Kamis (18/7) lalu ketika Trong diumumkan menyerahkan tugasnya, politbiro menyerukan seluruh partai, rakyat dan tentara untuk memiliki kepercayaan mutlak pada kepemimpinan partai dan pengelolaan negara.

am terpilih sebagai presiden pada bulan Mei oleh parlemen Vietnam setelah pendahulunya dipaksa mengundurkan diri sebagai bagian dari upaya antikorupsi.

Para analis mengatakan pada saat itu bahwa Lam, yang merupakan wakil ketua komite pengarah masalah antikorupsi, telah menggunakan penyelidikan untuk menjatuhkan saingan politiknya.

Saat memimpin, Trong dikenal sebagai seorang teknokrat dan memiliki hubungan baik dengan Beijing, dan ia menyusun partai berdasarkan dirinya sendiri serta mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekonomi selama satu dekade yang memperkuat legitimasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.