Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kulon Progo Diminta Perhatikan Pertanian Organik Jatisarono

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 07:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kulon Progo Diminta Perhatikan Pertanian Organik Jatisarono Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Diskusi pertanian organik di Jatisarono, Kabupaten Kulon Progo.

Kulon Progo - Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Akhid Nuryati meminta pemerintah setempat memberikan perhatian khusus pengembangan kawasan pertanian organik di Kalurahan Jatisarono seluas 250 hektare.

Akhid Nuryati di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan petani di kawasan Jatisarono dan Kembang kesulitan mendapatkan pupuk, sehingga sebagian ada yang mulai beralih ke pertanian yang menggunakan pupuk kimia.

"Pertanian organik ini meningkatkan nilai jual hasil panen, seperti yang Padi Menor Organik. Kami minta kawasan pertanian organik ini dipertahankan. Kami minta dinas teknis kembali memetakan permasalahan kelanjutan kawasan pertanian organik," kata Akhid.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan harus didukung anggaran dan pengawasan, sehingga persoalan di masyarakat langsung dapat ditangani.

"Kalau dikembangkan kawasan pertanian organik, harus disiapkan sarana dan prasarana pendukung lainnya," katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo Yuliyantoro mengatakan dirinya meminta pemerintah memasang nomor telepon layanan aduan di setiap kios pupuk. Sehingga persoalan pupuk langsung dapat ditangani.

Persoalan pupuk tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, tetapi juga ada dari kepolisian dan kejaksaan.

"Kami minta pengawasan terhadap distribusi hingga ketersediaan pupuk ditingkatkan," katanya.

Ketua Kelompok Tani Sri Mulyo Jatisarono Sumarjono mengatakan, lahan persawahan di Jatisarono ditetapkan sebagai kawasan pertanian organik. Namun tidak ada alokasi pupuk organik bagi petani, sehingga petani harus mencari pupuk organik ke mana-mana.

Pada awal pengembangan kawasan pertanian organik, petani diberikan bantuan sapi. Harapannya petani dapat mencukupi kebutuhan pupuk organik secara mandiri.

"Kebutuhan pupuk organik harus beli, dan sebagian petani mulai menggunakan pupuk kimia karena produksi pertanian lebih banyak," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Drajad Purbadi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait pengembangan Kawasan Pertanian Organik Jatisarono. Pengembangan kawasan ini juga sudah didukung infrastruktur hingga ternak, sehingga mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri.

"Kami akan mengkaji letak permasalahannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.