Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memahami Fase perjalanan Klinis DBD Bantu Selamatkan Nyawa

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 17:18 WIB | Oleh:
Memahami Fase perjalanan Klinis DBD Bantu Selamatkan Nyawa Doc: (ANTARA/HO-Ist)
Ket. Penyebaran nyamuk wolbachia telah dilakukan pilot project di Bontang, Kaltim sebagai upaya menurunkan kasus DBD di provinsi ini.

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropik infeksi dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta dr. Soroy Lardo Sp.PD KPTI FINASIM mengatakan masyarakat perlu memahami fase perjalanan klinis penyakit demam berdarah dengue agar infeksi virus tidak menyebabkan perubahan imunitas danmenyelamatkan nyawa pasien.

"Demam berdarah ini paling penting memahami fase perjalanan klinisnya, ada tiga fase, yaitu fase demam, fase kritis, dan fase recovery jadi masyarakat memahami kapan dia bisa kelola di rumah dan kapan harus dibawa berobat," kata Soroy dalam wawancara tatap muka di Jakarta, Selasa.

Soroy mengatakan memahami tiga fase klinis demam berdarah penting agar orang tua tidak terlambat membawa anaknya berobat ke rumah sakit dan menurunkan angka kematian yang seringkali diakibatkan kurangnya pemahaman tentang demam berdarah dengue.

Tiga fase itu adalah fase pertama di mana pasien mengalami demam satu sampai tiga hari, pada saat ini kadar virus dalam darah cukup tinggi. Virus akan mengeluarkan zat ositokin yang mengaktivasi proses yang menyebabkan demam.

Pada fase ini metabolisme tubuh meningkat menyebabkan kebutuhan cairan menjadi sangat tinggi sehingga hidrasi sangat diperlukan dan pemberian obat penurun demam.

Sementara pada fase hari keempat dan kelima memasuki fase kritis, yang artinya ada proses infeksi virus di pembuluh darah dan menyebabkan pembuluh darah menjadi bocor dan bisa menimbulkan shock yang dapat menyebabkan kematian.

Potensi pendarahan bisa berakibat pada gangguan organ seperti ke paru-paru, rongga perut dan lainnya. Infeksi virus ini juga dapat menyebabkan gejala bola mata, nyeri tulang belakang, nyeri sendi hingga gangguan pencernaan.

"Masa kritis ini yang berbahaya sebenarnya, karena pada saat itu akan terjadi kebocoran pembuluh darah, dan kalau dilewati fase kritis akan terjadi fase recovery, jadi virus di dalam tubuhnya akan menurun drastis, sistem respon imun akan membaik ini akan recovery," katanya???????.

Soroy juga mengatakan ketika anak demam di hari pertama disarankan untuk membawa ke rumah sakit untuk dirawat dan dilakukan tes NS1 di laboratorium untuk melihat potensi adanya virus dengue dalam darah. Penurunan trombosit juga pasti terjadi maka perawatan lebih awal sangat diperlukan.

Jika perawatan dilakukan pada fase kritis maka akan membuat kondisi pasien lebih cepat menurun dan dokter akan berusaha ekstra keras untuk menyeimbangkan kondisi agar tidak jatuh pada kondisi syok.

"Istirahat jadi kunci utamanya, kalau memungkinkan dari puskesmas terdekat itu kan punya laboratorium pemeriksaan darah lengkap sederhana itu bisa dicek trombositnya berapa, kalau masih tinggi mungkin bisa dengan pemantauan ketat dari Puskesmas dengan kecukupan cairan yang memadai sesuai berat badan." kata dokter yang juga dosen di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.???????

Soroy mengatakan peran nutrisi sangat diperlukan dalam upaya penyembuhan DBD. Selain cairan dan elektrolit, pasien dapat mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C dan Madu.

Untuk mencegah meningkatnya infeksi demam berdarah dengue adalah dengan mendapatkan vaksinasi DBD yang diberikan 3-6 bulan setelah terinfeksi yang dapat diberikan dari usia enam hingga 45 tahun dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK dan OJK Kolabosi Cegah ...
Nasional
Mensos Targetkan pada 2029 ...

Kementerian UMKM Ungkap Banyak UMKM Belum Berizin

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kementerian UMKM Ungkap Ban...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.