Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Kalimantan Barat Melakukan Nekropsi Orangutan

📅 Senin, 15 Jul 2024, 16:47 WIB | Oleh:
BKSDA Kalimantan Barat Melakukan Nekropsi Orangutan Doc: ANTARA/BKSDA Kalbar
Ket. BKSDA Kalbar bersama tim gabungan saat mengevakuasi orangutan yang ditemukan di Desa Riam Berasap Jaya.

KUBU RAYA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat melakukan investigasi mendalam mengenai kasus kematian orangutan di Desa Riam Berasap Jaya, dengan metode nekropsi (bedah bangkai hewan)."Dalam rangka mengetahui penyebab kematian orangutan secara terperinci, telah dilakukan nekropsi terhadap bangkai orangutan, dan ditemukan luka pada bagian punggung bawah dengan lebar tiga cm dan kedalaman tujuh cm yang diindikasikan terkena benda tajam," kata Kepala BKSDA Kalimantan BaratRM. Wiwied Widodo di Pontianak, Senin.Wiwied menjelaskan, pihaknya melakukan investigasi lebih lanjut bersama Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) wilayah Kalimantan seksi wilayah III Pontianak dan Polda Kalbar."Kita akan melokalisasitempat kejadian dan melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kasus kematian orangutan di Desa Riam Berasap Jaya bersama BPPHLHK Wilayah Kalimantan Seksi Wilayah III Pontianak dan Polda Kalimantan Barat," katanya.Nekropsi adalah sebuah proses membedah bangkai hewan yang merupakan tindakan investigasi medis akan adanya gangguan atau kelainan pada anatomi tubuh hewan secara keseluruhan, dengan maksud untuk mengetahui penyebab kematian hewan.Selain melakukan nekropsi dan investigasi terhadap bangkai orangutan tersebut, pihaknya juga menemukan orangutan remaja betina yang terluka pada bagian kaki. Melihat hal ini pihaknya segera melakukan penyelamatan terhadap orangutan tersebut."Sementara itu, pada orangutan remaja betina terdapat luka di bagian kaki sehingga tim memutuskan melakukan penyelamatan dan menitiprawatkan ke pusat rehabilitasi orangutan untuk memulihkan kondisinya terlebih dahulu, sebelum dikembalikan ke habitat alaminya," katanya.Sebelumnya BKSDA Kalimantan Barat mendapatkan informasi bahwa telah ditemukan orangutan dalam kondisi mati di sekitar kebun masyarakat Desa Riam Berasap Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.Dalam rangka menindaklanjuti adanya laporan kematian orangutan, BKSDA Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kebenaran dari laporan tersebut.Dari hasil pengecekan lapangan yang telah dilakukan Balai KSDA Kalimantan Barat bersama Balai TN Gunung Palung dan tim medis YIARI, diketahui bahwa di lokasi tersebut ditemukan bangkai orangutan berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia antara 19 hingga 20 tahun, dan orangutan remaja betina yang diperkirakan berusia 4 hingga 5 tahun yang bergelantungan di atas pohon tepat di lokasi yang sama dengan ditemukannya bangkai orangutan tersebut.Hasil pemeriksaan fisik di lapangan, diketahui pada bangkai orangutan terdapat luka di bagian punggung bawah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.