Jakarta Sudah Tidak Layak Lagi Untuk Kualitas Hidup Masa Depan Manusia Indonesia
📅 Kamis, 11 Jul 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Untuk apa kita bicara Pancasila kalau tidak dilaksanakan. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Mana ada uang rakyat dipakai subsidi bank yang ngemplang utang pada negara selama 27 tahun. Obligasi rekap itu tidak beradab dan tidak adil. Ini perangkap," katanya.
Direktur Pusat Studi Islam dan Demokrasi (PSID) Jakarta, Nazar EL Mahfudzi yang diminta terpisah berharap, Presiden terpilih pasti lebih mampu menyelesaikan masalah keterbatasan pembiayaan untuk IKN. Sebab, IKN itu masa depan Indonesia. Pemerintahan baru diharapkan bisa tegas memutus mata rantai utang di atas utang yang tidak produktif.
"Uang 700 triliun rupiah tiap tahun cukup untuk bangun IKN. Dengan moratorium bunga Obligasi Rekap BLBI selama empat tahun RI akan maju,"tegas Nazar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!