Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem, Pemkot Ambon Tetapkan Status Siaga Bencana 6-19 Juli

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 12:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, Pemkot Ambon Tetapkan Status Siaga Bencana 6-19 Juli Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Ambon
Ket. Pemkot Ambon melakukan rapat koordinasi penanganan bencana alam banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di Ambon.

AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menetapkan status siaga bencana selama 14 hari ke depan menyusul kejadian bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang, akibat kondisi cuaca ekstrem.

"Status siaga bencana sebelumnya telah berakhir tanggal 2 Juli 2024 dan kami melihat kurang lebih tiga hari terakhir terjadi eskalasi, maka kami kembali tetapkan 14 hari ke depan dalam status siaga bencana, mulai 6-19 Juli 2024," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon Dominggus N Kaya, di Ambon, Minggu (7/7).

Pihaknya telah mengambil langkah yang harus dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait, serta membuat kajian permohonan bantuan ke pemerintah pusat.

"Seluruh OPD terkait yakni BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, dan BMKG telah berkoordinasi dalam rangka melihat apa yang sudah dan harus dilakukan," katanya.

Ia menyatakan kejadian bencana pada Jumat (5/7) telah dilakukan penanganan. Dinas PUPR telah ditugaskan merancang dan menyiapkan bronjong dan BPBD juga telah menyalurkan bantuan kepada warga guna mencegah titik longsoran semakin meluas.

Bantuan makanan siap saji bagi 13 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di rumah keluarga juga telah dilakukan Dinas sosial, dengan mengantarkan makanan siap saji di rumah tersebut.

Bencana banjir, lanjutnya, juga menyebabkan petani di Waiheru dan Passo terancam gagal panen, sehingga Dinas Pertanian telah diturunkan untuk melakukan koordinasi.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana tetap waspada dan memantau peringatan yang dikeluarkan BMKG dan Pemkot di media sosial.

"Untuk warga kota Ambon tetap berjaga-jaga dan memantau peringatan dari BMKG juga dari posko yang diedarkan lewat media sosial, kami sudah arahkan peringatan itu bisa per hari dan per jam. Intinya tetap waspada bagi keluarga yang berada di titik rawan bencana," katanya.

Masyarakat juga diminta segera memberikan laporan kepada BPBD melalui perangkat RT/RW atau pemerintah desa/negeri dan kelurahan jika terjadi bencana.

Pemkot juga intens melakukan pemantauan kejadian bencana, cuaca, tinggi muka air, tinggi gelombang, gempa, tsunami melalui BMKG dan memantau ketinggian permukaan air dari Command Center Pemkot Ambon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.