Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumur MNK di Blok Rokan Masuk Tahap Fracturing

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 16:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sumur MNK di Blok Rokan Masuk Tahap Fracturing Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Wakil Kepala SKK Migas Shinta Damayanti (tengah) foto bersama setelah konferensi pers acara Pre IOG SCM & NCB Summit di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (4/7/2024).

BATAM - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan sumur migas non-konvensional (MNK) di Blok Rokan sudah memasuki tahap fracturing atau perekahan untuk menentukan nilai keekonomian.

"Saat ini akan melakukan fracturing. Jadi, fracturing ini yang menentukan nilai keekonomian kalau hasil pengeborannya bagus," ujar Wakil Kepala SKK Migas Shinta Damayanti dalam konferensi pers acara Pre IOG SCM & NCB Summit di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (4/7).

Shinta menjelaskan saat ini terdapat dua sumur MNK yang sudah dilakukan pengeboran, yakni Gulamo dan Kelok.

Dalam pengeboran tersebut, Shinta mengatakan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bekerja sama dengan sebuah perusahaan besar dari Amerika Serikat yang bergerak di bidang MNK.

Dalam proses perekahan atau fracturing, kata Shinta melanjutkan, dibutuhkan air dan pasir.

"Untuk air tidak ada masalah. Tetapi untuk pasir, pemerintah sudah membantu PHR. Jadi, PHR dan Badan Geologi sudah sculpting sand di area tersebut, dan 10 sampel terbaik sudah dikirimkan ke Amerika Serikat," kata Shinta.

Pengiriman sampel ke Amerika Serikat bertujuan untuk memilih mana sampel pasir yang terbaik untuk mendukung proses perekahan.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, migas non-konvensional adalah migas yang terbentuk dan terkekang pada batuan reservoir berbutir halus dan berpermeabilitas rendah di dalam zona kematangan.

Migas tersebut akan ekonomis apabila diproduksikan melalui pengeboran horizontal menggunakan teknik stimulasi hydraulicfracturing, antara lain Shale Oil, Shale Gas, Tight Sand Oil, Tight Sand Gas, Gas Metana Batubara, dan Methane-Hydrate.

PHR mempunyai dua sumur eksplorasi migas non-konvensional (MNK), yakni Gulamo DET-1 dan Kelok DET-1.

Eksplorasi migas non konvensional (MNK) ini diharapkan akan membuka peluang pengembangan MNK dan meningkatkan produksi migas nasional.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus menyampaikan, pengeboran eksplorasi PHR adalah bentuk realisasi Komitmen Kerja Pasti (KKP) tahun 2021-2026 yang harus dilaksanakan mengingat Blok Rokan sebagai SDA non-renewable sudah hampir satu abad memberikan sumber minyak dan gas bagi bangsa masih bisa terus diupayakan berproduksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.