Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kontak Senjata di Shan Utara Masih Berlanjut

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kontak Senjata di Shan Utara Masih Berlanjut Doc: AFP/PEDRO PARDO
Ket. Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning

YANGON - Kelompok etnis bersenjata Myanmar hingga Rabu (26/6) masih bentrok dengan pasukan junta di Negara Bagian Shan utara dengan dua warga sipil dilaporkan tewas dalam pertempuran baru tersebut, kata penduduk dan media.

Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA) pada Selasa (25/6) melancarkan serangan fajar terhadap posisi militer di Kota Kyaukme yang terletak di jalur perdagangan penting ke Tiongkok.

Serangan tersebut merupakan pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata yang ditengahi Tiongkok yang mengakhiri pertempuran selama beberapa pekan di Negara Bagian Shan antara militer dan TNLA serta dua kelompok etnis bersenjata sekutu lainnya.

"TNLA menyerang sebuah kantor polisi di Kyaukme pada Rabu pagi," kata seorang petugas penyelamat setempat kepada AFP, yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan. "Masyarakat yang tinggal di pusat kota tidak berani keluar rumah," imbuh dia.

Petugas penyelamat lainnya mengatakan dua warga sipil tewas dan dua lainnya terluka akibat tembakan artileri pada Selasa, tanpa menyebutkan dari pihak mana korban.

TNLA mengatakan mereka telah bentrok dengan militer pada Selasa di Kota Naungcho dan Hsipaw dan di pusat penambangan rubi Mogok di wilayah tetangga Mandalay.

TNLA adalah anggota dari apa yang disebut Aliansi Persaudaraan bersama dengan Tentara Arakan (AA) dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA). Dalam serangan yang mengejutkan pada Oktober lalu, aliansi tersebut merebut sebagian besar wilayah dan beberapa jalur perdagangan yang menguntungkan dengan Tiongkok, sehingga memberikan pukulan terbesar bagi junta sejak mereka merebut kekuasaan.

Pada Rabu, Beijing mengatakan pihaknya secara konsisten mendukung Myanmar untuk dapat memulihkan keadaan dan masyarakat yang stabil sedini mungkin.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami juga bersedia untuk terus memberikan bantuan dan dukungan apa pun yang kami bisa untuk kemajuan perundingan perdamaian yang relevan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.