Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Sumsel Butuh Delapan Helikopter untuk Antisipasi Karhutla

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sumsel Butuh Delapan Helikopter untuk Antisipasi Karhutla Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. Ilustrasi - Helikopter MI-18Mtv milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara di perkebunan kelapa sawit di Pedamaran, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Senin (26/7/2021).

Palembang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) membutuhkan delapan unit helikopter untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhulta) di wilayah itu.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Selasa, mengatakan banyaknya daerah rawan Karhutla, pihaknya berencana meminta bantuan delapan unit helikopter ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Saat ini permintaan bantuan helikopter sedang berproses ke BNPB RI. BNPB masih mendata penempatan helikopter ini, karena karhutla bukan hanya terjadi di Sumsel akan tetapi juga terjadi di wilayah Sumatera lainnya," katanya.

Ia menjelaskan dari delapan helikopter itu, dua di antaranya dipergunakan untuk berpatroli mengelilingi wilayah Sumsel untuk pencegahan dini karhutla apabila meluas dan mengetahui titik-titik lahan yang terbakar.

"Sedangkan, enam unit helikopter lainnya digunakan untuk water bombing untuk antisipasi lahan yang terbakar," ucapnya.

Selain itu, BPBD Sumsel mencatat sebanyak 12 daerah rawan di Sumsel. Namun, dari jumlah itu 3 di antaranya telah menetapkan status siaga darurat karhutla sebagai mitigasi terhadap bencana di Sumsel.

"Melihat kondisi saat puncak kemarau dan berdasarkan tingkat kerawanan di Sumsel, sebanyak 12 daerah yang akan menetapkan siaga darurat karhutla. Akan tetapi, ada tiga daerah di antaranya sudah menetapkan siaga, yakni Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI)," ujarnya.

Ia mengatakan Pemprov Sumsel juga telah menetapkan status siaga darurat karhutla. Penetapan itu karena sudah mencukupi syarat dua daerah untuk menaikkan status siaga.

Sedangkan, sembilan daerah lain yang rawan karhutla dan masih proses menaikkan status, yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan OKU Selatan, Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara) dan Lahat

"Maka, total yang menetapkan status siaga darurat di Sumsel sudah empat Pemda," kata Sudirman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.