Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alun-alun Kota Bogor Harus Sedap Dilihat

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Alun-alun Kota Bogor Harus Sedap Dilihat Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Penjabat Wali Kota Bogor Hery Antasari meninjau Alun-Alun Kota Bogor, Senin (17/6).

BOGOR - Alun-alun di sebuah kota menjadi ikon. Untuk itu, kondisinya harus sedap dilihat, tidak kumuh. Inilah yang mau dicapai oleh Pemkot Bogor dengan menata alun-alun.

Pemkot Bogor menata pedagang di Alun-alun Kota Bogor agar lebih tertib dan rapi antara lain dengan tidak lagi mengizinkan mereka menempati trotoar.

Penjabat Wali Kota Bogor Hery Antasari, Senin (17/6) meninjau kondisi Alun-alun Kota Bogor. Dia menegaskan perlunya beberapa penataan maupun pemeliharaan. "Terkait titik-titik pedagang, mudah-mudahan kita punya solusinya agar masyarakat bawah masih bisa berkegiatan tapi bisa tertata dengan baik," kata Hery. Dia menyampaikan hasil peninjauannya ini akan dirapatkan bersama dinas terkait, termasuk para pedagang yang masih menempati trotoar.

"Mudah mudahan dalam waktu pendek ada solusi. Kalaupun tidak sempat saya lakukan, ya bisa untuk landasan wali kota berikutnya menata lebih lanjut dan memelihara," jelasnya. Di samping itu, menurut Hery, penjual boleh menempati daerah atau titik-titik tertentu.

Namun, untuk trotoar atau jalur pedestrian seperti di Alun-alun Kota Bogor tidak diperbolehkan. "Penjual boleh saja di daerah atau titik- titik yang sudah ditentukan. Sebetulnya di trotoar kan jelas dilarang, tidak diperkenankan, dan beberapa titik lainnya," ucapnya.

"Pemeliharaan bukan hanya tugas pemkot, tapi juga tugas warga yang memanfaatkannya, termasuk menjaga fasilitas toilet, buang sampah tidak sembarangan, tempat sampah juga harus betul-betul dijaga bersama," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.