Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sapi Limousin Banyak Dibeli Pejabat untuk Hewan Kurban di Jakarta

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 08:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sapi Limousin Banyak Dibeli Pejabat untuk Hewan Kurban di Jakarta Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Sejumlah hewan kurban jenis sapi limousin yang ada di salah satu penjual sapi kurban di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (15/6/2024) malam.

JAKARTA - Jenis sapi limousin menjadi pilihan hewan kurban dari beberapa kalangan pejabat yang ada di daerah Jakarta pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

"Alhamdulillah di sini ada pejabat yang beli. Ada Bapak Chairul Tanjung dan ada beberapa pejabat yang lainnya," kata seorang pedagang sapi Agung (41) di Jakarta, Sabtu (15/6).

Agung menyampaikan bahwa sapi yang dibeli oleh Chairul Tanjung sebanyak 10 ekor sapi jenis limousin. Sapi tersebut dibeli melalui orang perwakilan dari Chairul Tanjung. Namun, dia tidak merinci harga per ekor dan jumlah nominal sapi yang dibeli tersebut.

"Yang dibeli Bapak Chairul Tanjung melalui perwakilan lumayan banyak. Sekitar 10 ekor, yang dibeli jenis sapi limousin," ucapnya.

Agung yang merupakan pedagang sapi di wilayah Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur, menyampaikan dirinya bersama 14 orang lainnya mendatangkan sapi sebanyak 100 ekor dari wilayah Jawa Timur dan kini semuanya telah habis terjual.

"Alhamdulillah di sini ada beberapa pejabat yang beli, biasanya seperti itu," terang Agung.

Lebih lanjut, Agung mengatakan bahwa sapi yang dijual bersama ke-14 orang rekannya telah habis terjual dan kini tinggal pengantaran ke orang yang membeli.

Pria yang sudah menekuni bisnis jual sapi sekitar 10 tahun lebih ini mengaku bahwa sapi yang dijual pada tahun ini berjenis limousin, simental.

Selain itu, ada pula sapi lokal yakni sapi madura dan sapi pegon yang merupakan persilangan antara sapi simental atau sampi limousin dengan sapi Jawa (lokal).

"Harga yang kami jual sekitaran Rp18 juta sampai Rp60 juta ke atas, yang paling mahal itu sapi koleksi. Kalau koleksi itu biasanya sapi piaraan khusus jenis limousin," jelas Agung.

Ia mengungkapkan untuk sapi jenis limousin yang dijual dengan harga Rp60 juta lebih per ekor merupakan sapi dengan bobot sekitar 900 kilogram.

"Kalau dari sisi penjualan sih biasanya untuk sapi limousin untuk kalangan-kalangan yang patungan di atas Rp5 juta per orang, kalau untuk sapi madura biasanya yang Rp3 jutaan per orang patungannya," ungkap Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan bahwa saat ini harga tertinggi untuk penjualan sapi di tempatnya mencapai Rp60 juta per ekor. Namun jika ada permintaan sapi yang lebih mahal, pihaknya siap untuk mengadakan sapi tersebut.

"Biasanya kalau untuk yang harga Rp150 juta itu kita pesanan aja, tetapi bisa kami menyediakan, itu pesanan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.