Pekerjaan Administratif Rentan Tergantikan AI
Kamis, 13 Jun 2024, 10:08 WIBJAKARTA - Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja (PPTK) Kemenko Bidang Perekonomian, Chairul Saleh menegaskan ada beberapa jenis pekerjaan yang akan tergantikan dengan mesin seiring pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Secara garis besar, menurut Chairul Saleh, pekerjaan yang bersifat administratif dan berulang lebih rentan hilang dengan adanya perkembangan teknologi yang kian masif.
"Yang jelas pertama, pekerja yang sifatnya rutin dan berulang gitu ya. Terus kemudian sifatnya administratif gitu. Itu sudah pasti akan tergantikan, karena semua sudah bisa terbaca oleh algoritma," kata Chairul saat Media Briefing: Perkembangan Kebijakan Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM, di Jakarta, Rabu (12/6).
Dia mencontohkan profesi pengemudi atau driver yang kemungkinan dapat tergantikan dengan adanya inovasi autopilot dalam kendaraan listrik (EV). Dalam hal ini, Chairul memberikan contoh perusahaan Tesla yang sudah menyematkan teknologi navigasi otomasi dalam unit EV miliknya.
Adapun berdasarkan data World Economic Forum, beberapa bidang pekerjaan yang terancam hilang meliputi data entry, administrative, executive secretary, accounting, clerk, assembly workers, business services, administration manager, client information and customer service, general and operation manager, mechanic and machinery, dan headliner.
Perbaikan SDM
Guna mengantisipasi ketertinggalan tersebut, Chairul menjelaskan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengoperasikan teknologi. "Tesla misalnya, itu navigasinya sudah otomatis. Itu mungkin pekerjaan-pekerjaan driver, untuk itu besok bisa hilang, sementara manusia kan tetap ada. Tenaga kerja tetap ada untuk bisa kita harus persiapan mereka untuk shifting gitu, dari biasa dia bekerja secara konvensional dan dia bisa menerapkan teknologi itu sendiri untuk bisa di-apply di pekerjaannya," ujarnya.
Dia menambahkan pekerjaan yang bergerak di bidang AI, pemrograman dan komputasi menjadi jenis pekerjaan yang akan terus berkembang ke depannya. Beberapa bidang profesi tersebut, antara lain data analyst, AI specialist, big data specialist, digital marketing, strategy specialist, process automatization specialist, business development professional, dan digital transformation specialist.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jalan Poros Yasin Limpo Gowa Mulai Diperbaiki
-
AI Sebagai "Penyebab Munculnya" Celah Keamanan Siber
-
Bocoran iOS 27: Siri Berubah Total Jadi AI Chatbot Mirip ChatGPT dan Gemini
-
Dirut Bulog Nyatakan Stok Beras Aman, Mencapai 4,3 Juta Ton
-
Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran dari Kampung Halaman ke Jakarta
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
-
Satpol PP Pontianak tertibkan PKL di Waterfront
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.