Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perbedaan Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus Penyebab DBD

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 17:10 WIB | Oleh:
Perbedaan Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus Penyebab DBD Doc: ANTARA/Anis Efizudin
Ket. Petugas Dinas Kesehatan menunjukkan nyamuk Aedes Aegypti.

JAKARTA - Praktisi kesehatan masyarakat dr Octoviana Carolina M KM mengatakan perbedaan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus penyebab demam berdarah dengue (DBD) yang pertama yaitu tempat tinggalnya,

"Iya (beda). Aedes agypty itu air bersih di dalam ruangan/tidak terkena paparan matahari langsung, albopictus di luar ruangan air bersih," kata Octoviana melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan Jakarta Utara itu menjelaskan, nyamuk aedes aegypti diketahui senang dengan tempat yang lembab untuk bersarang, dan bertelur."Nyamuk ini juga diketahui sering berada di bak mandi, talang air, hingga vas bunga dalam rumah," ujarnya menambahkan.
Selain itu, nyamuk aedes aegypti juga dapat bersembunyi di kolong tempat tidur, atau ruangan lain yang minim cahaya. Sementara nyamuk aedes albopictus diketahui lebih menyukai berada di luar ruangan.Sesuai namanya, nyamuk aedes albopictus sering didapati di area kebun atau pinggir hutan karena dekat dengan tempat mencari makan. Ketika masih berada di masa stadium telur, larva dan pupa dari nyamuk aedes albopictus hidup di air yang tidak terkena sinar matahari.Nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus, keduanya sama-sama berpotensi menularkan virus dengue kepada manusia melalui gigitan.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari gigitan nyamuk tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi populasi nyamuk dengan pemberantasan sarangnya.

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) biasa disebut dengan 3M Plus, dengan menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk yang membawa virus DBD pada manusia.Selain 3M, terdapat pula poin Plus yang bisa mereduksi penyebaran nyamuk DBD antara lain, menanam tanaman pengusir nyamuk (bunga geranium, jeruk, dan lain-lain), membersihkan tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air secara rutin, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk.

Selanjutnya, meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup, menabur racikan ekstrak yang spesifik untuk membunuh larva seperti larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras dan memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.
Gejala DBD apa saja yang perlu diwaspadai, menurut dr Octoviana, adalah gejala demam tinggi, kepala pusing, selain demam dikhawatirkan ada pendarahan seperti mimisan dan bercak-bercak pada lengan.Apabila merasakan atau menemukan orang di sekitar kita mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.