Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Masyarakat Natuna Waspada Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 16:17 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Masyarakat Natuna Waspada Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-BPBD Natuna
Ket. Longsor kecil di Gunung Ranai.

Natuna -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), untuk waspada sebab di daerah itu berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Ranai Feriomex Hutagalung melalui keterangan resmi yang diterima di Natuna, Selasa, mengatakan cuaca ekstrem perpotensi terjadi pada 5-8 Juni 2024.

Menurut dia, kondisi demikian disebabkan adanya daerah belokan angin yang menyebabkan penumpukan masa udara yang berpotensi membuat awan-awan hujan lebih signifikan. "Berpotensi terjadi pada periode 5-8 Juni," ucap dia.

Ia menjelaskan, pada periode tersebut berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Kondisi demikian berpotensi terjadi di Pulau Bunguran, Pulau Serasan, Pulau Subi dan Pulau Laut.

Ia menambahkan, cuaca ekstrem berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, genangan air, banjir, dan longsor.

Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas dan selalu mencari informasi terkait cuaca di Natuna. "Cuaca ekstrem bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi," ujar dia.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau menyebutkan Gunung Ranai yang terletak di Kecamatan Bunguran Timur berpotensi longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna mengatakan, longsor kecil sudah terlihat di dua lokasi yakni di puncak batu dan puncak tertinggi.

Panjang longsor dari kedua lokasi tersebut mencapai 100-200 meter. "Jarak vertikal mencapai 1.7 km ke pemukiman warga yaitu di daerah ranai darat, sedangkan jarak vertikal mencapai dua km ke Desa Sepempang," ucap dia.

Ia mengingatkan, masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apabila kondisi Gunung Ranai tengah mengalami hujan pasalnya berpotensi terjadi longsor susulan. "Direkomensasikan jika kondisi hujan untuk tidak naik ke Gunung Ranai," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.