Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa Dangkal M5,9 Guncang Jepang Tengah, Tak Ada Peringatan Tsunami

📅 Senin, 03 Jun 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Dangkal M5,9 Guncang Jepang Tengah, Tak Ada Peringatan Tsunami Doc: Kyodo
Ket. Seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang menggelar konferensi pers di Tokyo pada 3 Juni 2024, setelah gempa bumi dengan kekuatan awal 5,9 melanda Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa, Jepang tengah, pada pagi hari.

TOKYO - Gempa berkekuatan 5,9 mengguncang Jepang tengah pada hari Senin (3/6) namun tidak ada peringatan tsunami, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Guncangan dangkal yang terjadi pada pukul 6.31 pagi waktu setempat berpusat di Semenanjung Noto, tempat gempa dahsyat pada 1 Januari yang menewaskan lebih dari 230 orang.

Pejabat setempat mengatakan belum ada laporan mengenai kerusakan namun mereka masih mengumpulkan informasi, lembaga penyiaran publik NHK melaporkan.

Gempa bumi Senin pagi diikuti gempa susulan yang lebih kecil berkekuatan 4,8 sekitar 10 menit kemudian di daerah yang sama, kata JMA.

Operator pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki-Kariwa di wilayah tersebut mengatakan pihaknya telah menghentikan operasi untuk memeriksa kerusakan, menurut NHK.

NHK memperingatkan bahwa banyak bangunan di wilayah pesisir Laut Jepang mungkin sebelumnya telah rusak akibat gempa bumi dahsyat pada bulan Januari dan gempa susulannya.

Gempa tanggal 1 Januari menghancurkan dan merobohkan bangunan, menyebabkan kebakaran dan merusak infrastruktur di Semenanjung Noto saat banyak keluarga sedang merayakan hari pertama Tahun Baru.

Terletak di atas empat lempeng tektonik utama di sepanjang tepi barat "Cincin Api" Pasifik, Jepang adalah salah satu negara yang paling aktif secara tektonik di dunia.

Negara kepulauan yang dihuni sekitar 125 juta orang ini mengalami sekitar 1.500 guncangan setiap tahunnya dan menyumbang sekitar 18 persen gempa bumi yang terjadi di dunia.

Sebagian besarnya bersifat ringan, meskipun kerusakan yang diakibatkannya bervariasi sesuai dengan lokasi dan kedalaman di bawah permukaan bumi saat serangan tersebut.

Meski begitu, gempa besar sekalipun biasanya hanya menimbulkan sedikit kerusakan berkat teknik konstruksi khusus dan peraturan bangunan yang ketat di negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.