Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pantau Jemaah Haji, Kemenag Ajak Publik Partisipasi Lewat Aplikasi 'Kawal Haji'

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pantau Jemaah Haji, Kemenag Ajak Publik Partisipasi Lewat Aplikasi 'Kawal Haji' Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo (dua dari kanan) dalam temu media terkait aplikasi Kawal Haji di Jakarta, Senin (27/5/2024).

JAKARTA - Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengajak publik turut berpartisipasi demi jalannya haji yang lancar dan aman lewat aplikasi "Kawal Haji" yang dapat diakses dari jauh untuk memantau calon haji.

"Aplikasi ini dibuat terbuka sehingga semua orang, baik jamaah, petugas, keluarga, publik bisa memantau penyelenggaraan haji, sekaligus kami ingin mengajak partisipasi dari publik, kalau masuk menggunakan Google bisa ikut menyampaikan pelaporan, komentar, dan penyelesaian," katanya dalam temu media terkait aplikasi Kawal Haji di Jakarta, Senin (27/5).

Ia menyebutkan, publik bisa mengunduh aplikasi di Play Store (versi Android, versi iOS sedang dikembangkan) dan masuk sebagai tamu untuk melihat laporan apa saja yang masuk dalam aplikasi Kawal Haji, sedangkan para calon haji dapat mengakses aplikasi dengan memasukkan e-mail dan nomor paspor, serta mengaktifkan lokasi agar petugas bisa lebih cepat memberikan solusi dan penanganan.

Wibowo juga menjelaskan, aplikasi Kawal Haji hadir dengan dua fitur utama. Pertama, yakni pelaporan calon haji, khususnya terkait layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, termasuk jika ada calon haji yang terpisah dari rombongan, atau lupa arah pulang ke penginapan.

Fitur kedua, yakni deteksi lokasi dan pergerakan jamaah calon haji untuk memudahkan proses pencarian jika ada calon haji yang tersesat.

"Kawal Haji hadir untuk menjadi kanal penghubung antarjamaah calon haji, petugas, keluarga, dan publik, serta pemangku kepentingan lainnya. Calon haji dapat melapor, saling bantu, berbagi info dan mengapresiasi," katanya.

Aplikasi tersebut, lanjut Wibowo, semakin meneguhkan komitmen Kemenag dan menyempurnakan skema pelindungan jamaah calon haji di Tanah Suci.

"Aplikasi Kawal Haji ini semakin memperkaya alternatif bagi jemaah saat akan menyampaikan beragam persoalan yang dialami, atau menjadi saluran apresiasi saat jamaah calon haji ingin menyampaikan hal itu kepada petugas," tuturnya.

Ia juga menjelaskan, jamaah lanjut usia (lansia) akan didampingi untuk menggunakan aplikasi Kawal Haji, mengingat tidak semua calon haji lansia bisa memanfaatkan gawai dengan maksimal.

"Sudah diluncurkan, dirilis, dibuat, pasti akan terus dipakai. Aplikasi ini perlu disosialisasikan dan dibudayakan, karena budaya digital satu orang dengan lainnya kan tidak sama, banyak jamaah haji kita yang tidak menggunakan aplikasi ini, tetapi pendampingnya bisa. Jamaah lansia itu kan sekarang didampingi, mungkin bisa digunakan juga oleh pendamping dalam melaporkan masalah yang terkait jamaah itu sendiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.