Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Korupsi, Dindik Belitung Timur Gandeng Kejari Kelola Dana BOS

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Korupsi, Dindik Belitung Timur Gandeng Kejari Kelola Dana BOS Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Kepala Dindik Belitung Timur Sarjano.

Manggar - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk memberikan pendampingan hukum terkait tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Kita meminta pihak Kejari memberikan pendampingan hukum agar penggunaan dana BOS dan keuangan sekolah lainnya tidak melanggar aturan," kata Kepala Dindik Bangka Tengah Sarjano di Manggar, Sabtu.

Dindik Bangka Tengah juga bekerja sama dengan Kejari Belitung Timur dalam kegiata sosialisasi hukum terkait penggunaan dana BOS kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP di daerah ini.

"Sosialisasi hukum dilaksanakan agar para kepala sekolah mengetahui aturan hukum terkait tata kelola keuangan agar tidak tersandung kasus hukum," ujarnya.

Ia mengatakan, para kepala sekolah perlu memahamiterkait peraturan pengelolaan dana BOS terutamakelengkapan administrasi hingga prosedurnya.

Meski hingga saat ini kata Sarjono tidak ada temuan namuns sosialisasi hukum ini sebagai tindakan preventifnya terhadap tata kelola keuangan di sekolah.

Kepala sekolah juga diingatkan terkait pungutan liar yang sering terjadi di dunia pendidikan. Kepala sekolah diberi edukasi tentang hal apa saja yang termasuk kategori pungli.

"Kita berikan pembekalan supaya tidak terjadi pungli. Sekarang di sekolah lagi musim acara pelepasan, upayakan kesepakatan melalui rapat komite sekolah dan paguyuban," katanya.

Sarjano juga mengapresiasi Kejaksaan Negeri Belitung Timur yang memberikan edukasi hukum dan kolaborasi ini akan membawa sinergitas untuk melakukan percepatan program pendidikan demi nihilnya kasus hukum di dunia pendidikan.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Belitung TimurYoyok mengatakan para kepala memerlukan pemahaman terkait hukum agar penggunaan uang sekolah tidak melanggar aturan.

"Ini bentuk dukungan kami guna menghindari penyalahgunaan dana BOS dan pungli dan tentu saya berharap dalam pengelolaan keuangan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," kata Yoyok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.