Menko Airlangga Ajak Korsel Tingkatkan Investasi Teknologi di Indonesia
Selasa, 21 Mei 2024, 08:30 WIBJAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan untuk meningkatkan investasi mereka dalam pengembangan teknologi di Indonesia, terutama terkait penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
"Kami berharap agar Korea Selatan dapat meningkatkan investasinya di berbagai bidang, salah satunya di bidang pengembangan teknologi ini, termasuk juga untuk peningkatan SDM-nya dengan dukungan pelatihan di bidang teknologi tentunya," kata Airlangga Hartarto di Seoul, Korea Selatan, Senin.
Ia pun menyampaikan apresiasinya terhadap LG CNS, anak usaha perusahaan asal Korea Selatan LG Corporation yang berfokus menyediakan layanan teknologi informasi, yang telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang teknologi dengan Sinar Mas Group.
Kedua perusahaan tersebut berkolaborasi untuk mendirikanjoint venturePenanaman Modal Asing (PMA) di bidang layanan konsultasi manajemendata centersertainformation and communication technology(ICT) yang ditargetkan selesai pada semester kedua tahun ini.
Kerja sama tersebut bertujuan untuk menghadirkan layanan ICT bagi pengembangansmart city, termasuk layanan konsultasi migrasi data berbasiscloud computing.
Airlangga juga mengapresiasi komitmen LG CNS dalam mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagaismart city. Perusahaan tersebut telah terlibat dalam perancangan konsepsmart cityuntuk IKN sejak Desember 2022.
Upaya tersebut bertujuan untuk mengintegrasikanartificial inetelligence(AI), data, dan teknologiclouddalam layanan pintar untuk IKN.
Ia pun berharap bahwa LG CNS dapat memperluas investasinya di Indonesia serta dapat menciptakan bisnis berkelanjutan dan mengembangkan perekonomian Indonesia melalui pembentukan platform teknologi mutakhir.
Berdasarkan pernyataan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang diterima di Jakarta, Senin, total nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Korea Selatan mencapai 20,8 miliar dolar AS pada 2023.
Negeri Ginseng juga menjadi salah satu investor terbesar Indonesia sepanjang tahun lalu dengan totalforeign direct investment(FDI) senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau meningkat 8,7 persen dari 2022.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
OJK: Proses Demutualisasi BEI Masih Tunggu Terbitnya Peraturan Pemerintah
-
Samsat Bekasi Beri Hadiah Warga yang Taat Bayar Pajak
-
Libur Lebaran, Atraksi Budaya di Pariaman Jadi Daya Tarik
-
Catat Tanggalnya, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18 Maret 2026
-
Pria Kehilangan Kromosom Y Seiring Bertambahnya Usia, Akhirnya Kita Mengetahui Konsekuensinya
-
Pemprov DKI dan PLN Perbarui Kerja Sama Listrik Kepulauan Seribu
-
Bupati: 2.200 Pelajar Kepulauan Seribu Dapat Kacamata Gratis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.