Antisipasi Kenakalan Remaja, Orang Tua Wajib Awasi Pergaulan Anak
Selasa, 21 Mei 2024, 03:54 WIBJakarta - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengajak para orang tua mengawasi pergaulan anak mereka sebagai upaya mencegah terjadinya kenakalan remaja.
"Kami mengajak para orang tua dan keluarga untuk mengawasi pergaulan putra dan putri mereka di lingkungan sekolah serta lingkungan permainannya," kata Kombes Pol Gidion di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan kenakalan anak itu bermula dari mencoba kebiasaan merokok serta nongkrong-nongkrong ditemani alkohol.
Hal ini disampaikan saat mengunjungi anak-anak yang bermain di bawah jembatan Tol Penjaringan. Gidion disambut anak-anak yang sedang bermain dan melepas penat bersama orang tuanya.
"Hari ini kami sengaja mendatangi anak-anak di bawah tol Penjaringan," kata alumni Akademi Kepolisian 1996 tersebut.
Gidion menyempatkan diri berbincang dengan salah satu orang tua anak yang pernah bermasalah dengan hukum.
"Kebetulan, saya juga berkomunikasi dengan ibu Nurlela yang anaknya berhadapan dengan hukum," katanya. Ia mengatakan kegiatan yang dilakukannya dapat memberikan semangat dan solusi kepada keluarga yang membutuhkan perhatian.
"Semoga menjadi penyemangat bagi keluarga di sini," kata dia.
Menurut dia meski pernah berkonflik dengan hukum setiap anak itu punya hak hidup dan menggapai kesuksesan.
"Kesuksesan adalah hak setiap anak, jangan kecil hati tapi nyalakan api semangat berbuat yang terbaik," kata dia.
Sementara orang tua anak tersebut, Nurlela mengatakan anaknya yang berinisial S (17) sering membantu orang tua saat di rumah.
"Anaknya pendiam tapi rajin membantu orang tua," kata dia.
Ia mengungkapkan anak pertamanya bermasalah dengan hukum karena diajak oleh teman-temannya.
"Kalau di rumah anaknya baik, tapi kan kita tidak tahu teman-temannya di luar sana. Makanya dia dua kali berkonflik dengan hukum," kata dia.
Dirinya berharap anaknya dapat menyesali setiap hukuman yang pernah dijalani di Lembaga Permasyarakatan (LP).
"Semoga dia bisa Insyaf, nanti kalo ada uang akan lanjut sekolah karena pendidikan itu sangat penting," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bogor Terus Validasi Data Sosial Ekonomi
-
Apakah Kabupatan/Kotamu Termasuk Inovatif untuk Kemajuan Ekraf?
-
KKP Bekali Pengurus KNMP Teknik Pengelolaan Gudang Beku
-
BRIN: Pencemaran Sungai Cisadane Berisiko Timbulkan Efek Kesehatan Kronis, Masyarakat Dilarang Konsumsi Air dan Ikannya
-
Diborong, InJourney Airports Raih 32 Penghargaan di ACI ASQ Customer Experience Awards
-
El Clasico: Real Madrid dan Mbappe Siap Hentikan Rentetan Kemenangan Barca
-
Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih di Bandung Barat Dimulai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.