KKP Bekali Pengurus KNMP Teknik Pengelolaan Gudang Beku
Kamis, 19 Mar 2026, 15:50 WIBJAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membekali pengurus Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) prinsip kelayakan pengolahan dalam mengelola gudang beku portabel. Sebagai salah satu unit bisnis Kopdeskel Merah Putih, KNMP diharapkan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Pemerintah terus mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan melalui penguatan sektor pengolahan dan pemasaran. Salah satunya melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir yang terintegrasi," terang Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud di Jakarta, Kamis (19/3).
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengembangan KNMP dilaksanakan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan rantai nilai perikanan secara komprehensif, mulai dari penanganan pascapanen, pengolahan hasil, hingga pemasaran produk perikanan guna meningkatkan daya saing dan nilai tambah.
Machmud menjelaskan bahwa pembangunan Gudang Beku Portabel (GBP) di lokasi KNMP perlu didukung oleh kemampuan pengelola dalam menerapkan prinsip kelayakan pengolahan hasil perikanan. Hal ini penting mengingat produk perikanan merupakan komoditas yang mudah mengalami penurunan mutu apabila tidak ditangani dengan baik.
"Penting bagi pengelola dan operator GBP memahami bagaimana cara melakukan penanganan dan pengolahan ikan yang baik sehingga mutu ikan terjaga dan bisnispun terjaga," terang Machmud.Â
Sebagai langkah taktis, KKP mengumpulkan semua pengurus KNMP, khususnya penerima bantuan fasilitas gudang beku (cold storage) dan air blast freezer (ABF) untuk mengikuti Bimbingan Teknis Penerapan Kelayakan Pengolahan bagi Pengelola KNMP. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Rabu, 11 Maret 2026 bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai prinsip kelayakan pengolahan.Â
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, para peserta dibekali pemahaman dan peningkatan kapasitas terkait Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) serta Penyusunan Panduan Mutu dalam kegiatan pengolahan hasil perikanan guna menjamin mutu, keamanan, dan peningkatan daya saing produk.
Direktur Pengolahan, Tri Aris Wibowo, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lokasi KNMP merupakan langkah penting untuk menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing.
âDengan penerapan standar pengolahan yang baik dan higienis, produk perikanan yang dihasilkan masyarakat pesisir diharapkan mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar,â pungkas Aris.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan program KNMP untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Indonesia. KNMP memiliki sejumlah fasilitas seperti cold storage, pabrik es, hingga kantor pengelola yang akan semakin memudahkan para nelayan untuk beraktivitas.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
- Kampung Nelayan Merah Putih.
- KNMP
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Said Iqbal Nilai RUU Ketenagakerjaan Atur Skema Upah yang Lebih Baik daripada UU Cipta Kerja
-
Pakar Unja: RPPEG Penting Cegah Kerusakan dan Kebakaran Lahan Gambut.
-
KPK Limpahkan Berkas Silmy Karim Cs ke JPU, Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Masuk Tahap II.
-
Nilai Ekspor Tilapia RI Tertinggi di Dunia, Tapi Pasar Eropa Baru 8,1 Persen
-
Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo
-
Garam Bima Naik Kelas! Sudah Halal, Kantongi BPOM dan Siap Saingi Garam Impor
-
VMS Dimatikan, 28 ABK Disiksa di Laut Arafura, Modus Kapal Ikan Terbongkar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.