Minyak Zaitun Kurangi Risiko Kematian Akibat Demensia

Sabtu, 18 Mei 2024, 16:08 WIB

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa minyak zaitun dapat mengurangi risiko kematian akibat demensia. Minyak zaitun sendiri seringkali disebut dapat membantu hidup lebih lama ketika dikonsumsi sebagai bagian dari diet sehat.

Diet Mediterania yang melibatkan penggunaan biji-bijian, polong-polongan, sayuran, kacang-kacangan, ikan, produk susu, dan minyak zaitun telah diketahui dapat mengurangi risiko demensia. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa minyak zaitun, salah satu komponen utama dari diet ini, bisa menjadi rahasia di balik manfaatnya.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Demensia adalah gangguan kognitif yang memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, dan pengambilan keputusan seseorang. Kondisi ini diperkirakan akan mempengaruhi kehidupan 14 juta orang pada tahun 2060, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open, konsumsi harian setidaknya 7 gram minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit terkait demensia.

Temuan ini diperoleh setelah mengevaluasi basis data lebih dari 60.000 wanita dalam Studi Kesehatan Perawat dan lebih dari 31.000 pria dalam Studi Tindak Lanjut Profesi Kesehatan yang ditindaklanjuti selama sekitar 30 tahun. Para peneliti memeriksa pola diet para peserta, termasuk jumlah konsumsi harian minyak zaitun.

Setelah menganalisis penyebab kematian para partisipan, ditemukan 4.751 kematian yang berhubungan dengan demensia. Selama masa tindak lanjut, partisipan yang mengonsumsi setidaknya setengah sendok teh minyak zaitun setiap hari memiliki risiko kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan demensia sebesar 28% lebih rendah.

"Dalam 2 kelompok besar prospektif di Amerika Serikat yang terdiri dari pria dan wanita, kami menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi lebih dari 7 g/d minyak zaitun memiliki risiko kematian akibat demensia 28% lebih rendah dibandingkan dengan partisipan yang tidak pernah atau jarang mengonsumsi minyak zaitun. Temuan ini memberikan bukti untuk mendukung rekomendasi diet yang menganjurkan penggunaan minyak zaitun dan minyak nabati lainnya sebagai strategi potensial untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mencegah demensia," tulis para peneliti, dikutip dari Medical Daily, Rabu (15/5).

Studi ini mencatat bahwa mereka yang mengonsumsi minyak zaitun setiap hari, menggunakan lebih sedikit mentega, mayones, dan minyak nabati lainnya, yang diyakini memberi mereka manfaat terkait demensia. Bagi mereka yang mengikuti diet Mediterania, minyak zaitun dalam makanan mengurangi peradangan yang terkait dengan faktor-faktor lain, yang membantu mereka mengurangi risiko demensia.

"Pada orang dewasa AS, asupan minyak zaitun yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian terkait demensia yang lebih rendah, terlepas dari kualitas diet. Selain kesehatan jantung, temuan ini memperluas rekomendasi diet saat ini dalam memilih minyak zaitun dan minyak nabati lainnya untuk kesehatan yang berhubungan dengan kognitif," tulis para peneliti.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.