Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kematian, WHO Desak Warga Eropa Kurangi Konsumsi Garam

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kematian, WHO Desak Warga Eropa Kurangi Konsumsi Garam Doc: ANTARA/Yudhi Mahatma
Ket. Arsip - Anak-anak menunjukkan poster bertema kesehatan jantung saat peringatan Hari Jantung Se-Dunia 2015 yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia di, Jakarta, Minggu (27/9/2015).

Moskow - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (15/5) mendesak warga Eropa untuk mengurangi makanan asin seperti garam yang menjadi penyebab utama tekanan darah tinggi serta kematian akibat penyakit kardiovaskular (CVD).

WHO menyebut faktor tersebut menyumbang hampir 43 persen kematian di Eropa.

Kantor Regional WHO untuk Eropa memperkirakan bahwa mayoritas warga di wilayah tersebut mengonsumsi garam jauh lebih banyak dari jumlah maksimum yang disarankan per hari, yakni sekitar satu sendok teh.

Makanan pinggir jalan dan makanan olahan kerap menjadi penyebab utamanya.

"Empat juta, jumlah yang mengejutkan, adalah jumlah kematian yang disebabkan penyakit kardiovaskular setiap tahun-terutama pada kaum pria ... Implementasi kebijakan yang ditargetkan untuk mengurangi konsumsi garam sebesar 25 persen dapat menyelamatkan sekitar 900.000 nyawa akibat CVD pada 2030," kata direktur WHO regional Hans Kluge.

Pria berusia 30-69 tahun dua kali lebih berpotensi meninggal akibat serangan jantung, stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya dibanding wanita pada usia yang sama.

Sementara, masyarakat di Eropa timur hampir lima kali lebih memungkinkan meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan masyarakat di Eropa barat.

Salah satu solusi untuk masalah tersebut yakni dengan mewajibkan pengurangan kadar garam pada makanan olahan dan memperbaiki pelabelan, yang memerlukan kerja sama dengan industri makanan lantaran makanan dengan kandungan garam yang tinggi cenderung menghasilkan keuntungan terbanyak, seperti diakui badan kesehatan PBB tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.