Belanja Negara dari Utang Harus Sasar Program Ekonomi Masyarakat Bawah
📅 Kamis, 16 Mei 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Hal ini realistis di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," kata Aloysius.
Kecenderungan itu terjadi seiring dengan melemahnya rupiah. Sebab itu, harus pula dilihat implikasi dari gejala pelepasan SBN tersebut terhadap nilai tukar rupiah.
Upaya menjaga kurs rupiah tentu dapat lebih berat dengan risiko lanjutannya adalah menggerus cadangan devisa. Hal ini setidaknya menjelaskan turunnya cadangan devisa dengan laju yang makin cepat sejak beberapa bulan terakhir.
"Berkaitan dengan itu, otoritas moneter perlu kalkukasi yang cermat dalam menjaga kurs rupiah, apalagi hendak membawanya kembali ke level di bawah 16.000 per dollar AS. Satu-satunya pilihan adalah dengan kebijakan menaikkan suku bunga acuan, meskipun akan memberatkan dunia usaha yang belum benar-benar pulih setelah pandemi," tutup Aloysius.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!