Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dampak Intensitas Hujan Tinggi, Lima Kecamatan di Ambon Terdampak Longsor dan Angin Kencang

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Intensitas Hujan Tinggi, Lima Kecamatan di Ambon Terdampak Longsor dan Angin Kencang Doc: ANTARA/HO- BPBD Kota Ambon
Ket. Kejadian tanah longsor di Negeri Hukurilla Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon akibat akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang sejak 12 hingga 13 Mei 2024.

Ambon - Sebanyak lima kecamatan di Kota Ambon yakni Nusaniwe, Baguala, Teluk Ambon, Sirimau dan Leitimur Selatan terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang sejak 12 sampai dengan 13 Mei 2024.

"Intensitas hujan yang terus meningkat dari tanggal 12 - 13 Mei 2024 mengakibatkan beberapa kejadian bencana di Kota Ambon," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon Fahmi Sallatalohy, di Ambon, Senin.

Sejumlah kawasan di lima kecamatan tersebut juga pohon tumbang akibat angin kencang.

Kejadian bencana seperti tanah longsor terjadi di sejumlah kawasan di antaranya negeri Batu Merah, Kelurahan Amantelu, Hative Kecil, Baru Meja, Kelurahan Mangga dua, Benteng, Passo, Hukurilla, Ema dan Hative Besar.

Sementara angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan berdampak pada kerusakan atap rumah warga di kawasan Batu Meja dan Kelurahan Urimessing.

Tim BPBD Kota Ambon, katanya telah melakukan peninjauan, pendataan, dan memberikan bantuan untuk pembersihan material longsor.

Tim turun langsung meninjau lokasi kejadian dan melakukan penebangan pohon yang tumbang, dibantu masyarakat secara gotong royong untuk melakukan pembersihan lokasi longsor dan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

"Kami telah melakukan pemantauan dan memberikan bantuan berupa gerobak, sekop, terpal dan karung bagi keluarga untuk membersihkan lokasi serta antisipasi terjadinya longsor susulan," katanya.

Pihaknya berharap warga Kota Ambon tetap waspada, karena bencana bisa terjadi kapan maupun di mana saja karena intensitas curah hujan diperkirakan masih terus meningkat di bulan Mei hingga Agustus.

BPBD meminta masyarakat yang tinggal di lereng gunung maupun bantaran sungai agar selalu waspada dan memperhatikan imbauan atau informasi dari pemerintah melalui media massa dan media sosial.

Masyarakat juga diminta segera memberikan laporan kepada BPBD melalui perangkat RT/RW atau pemerintah Desa/Negeri dan Kelurahan jika terjadi bencana.

BPBD juga melakukan pemantauan kejadian bencana, cuaca, tinggi muka air, tinggi gelombang, gempa, tsunami melalui BMKG dan memantau ketinggian permukaan air dari Command Center Pemerintah Kota Ambon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.