Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Palangka Raya Perpanjang Pencarian Mahasiswa Hilang di Hutan Kabupaten Kapuas

25 Jumat, 10 Mei 2024, 04:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Palangka Raya Perpanjang Pencarian Mahasiswa Hilang di Hutan Kabupaten Kapuas Basarnas Palangka Raya Perpanjang Pencarian Mahasiswa Hilang di Hutan Kabupaten Kapuas Doc: ANTARA/HO-Basarnas Palangka Raya
Ket. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya memperpanjang waktu pencarian mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), yang sejak Kamis (2/5) dinyatakan hilang di hutan Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Palangka Raya - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya memperpanjang waktu pencarian mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang sejak Kamis (2/5) dinyatakan hilang di hutan Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

"Berdasarkan hasil koordinasi tim kami di lapangan dengan Tim SAR Gabungan, pihak perusahaan dan keluarga korban, pencarian akan kami perpanjang hingga hari kesepuluh," kata Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya AA Alit Supartana di Palangka Raya, Kamis.

Artinya, Basarnas bersama unsur terkait lainnya akan terus melakukan pencarian terhadap korban Aditya yang merupakan mahasiswa ULM Banjarmasin, Kalimantan Selatan selama tiga hari ke depan.

"Kami bersama tim gabungan akan semaksimal mungkin berupaya untuk menemukan keberadaan korban," kata Alit.

Dia mengungkapkan sebelumnya Aditya beserta temanya sedang melakukan kegiatan geotagging di Desa Sei Ahas. Selanjutnya dinyatakan hilang pada Kamis (02/5) pukul 16:00 WIB.

Tim Rescue Basarnas Palangka Raya melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR, perusahaan, masyarakat serta pihak keluarga perihal pelaksanaan Operasi SAR sampai dengan hari ketujuh.

"Namun Hingga hari ini (9/5) yang merupakan hari ke tujuh pencarian, Tim SAR Gabungan masih mengupayakan pencarian sesuai dengan rencana operasi, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban," katanya.

Koordinator Lapangan Basarnas dalam Ops SAR kali ini, Antonius mengatakan pencarian telah dilakukan secara maksimal, namun beberapa kendala dihadapi tim di lapangan.

"Di antaranya adalah area pencarian yang luas dan akses yang terbatas serta jarak pandang yang minim karena lebatnya tumbuhan yang ada di area tersebut," katanya.

Bahkan, lanjut dia, dalam upaya pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan juga melakukan penyisiran di anak-anak sungai sekitar tempat kejadian.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Basarnas Palangka Raya, Polsek Mantangai, Babinsa Mantangai, BPBD Kabupaten Kapuas, Tim Rescue PT Asmin, Tim Rescue PT TOP, Tim rescue Gabungan dan masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Kerawangan Papua Tengah Cuk...
Ekonomi
Di WCCE 2026, Kementerian E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.