Momentum Kebangkitan Industri Migas Butuh Solusi Kebijakan

Selasa, 07 Mei 2024, 13:54 WIB

JAKARTA - Indonesian Petroleum Association (IPA) kembali menggelar Konvensi dan Pameran IPA ke-48 tahun 2024 (48th IPA Convex 2024). Mengusung tema "Gaining Momentum to Advance Sustainable Energy Security in Indonesia and the Region", acara ini akan berlangsung di ICE BSD City, Tangerang pada 14-16 Mei 2024.

Direktur IPA, Greg Holman mengatakan, tema Convex tahun ini dipilih untuk menggambarkan posisi industri hulu migas di Indonesia yang memiliki peran siginifikan dalam memastikan ketersediaan energi (energy security) pada era transisi energi saat ini, sekaligus potensi Indonesia terhadap negara-negara lain di wilayah kawasan regional.

Ket. Foto: Ki-ka: Ketua Panitia IPA Convex 2024, Krishna Ismaputra, Direktur IPA, Greg Holman Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong dalam konferensi pers Road to IPA Convex 2024, Selasa (7/5) di Jakarta. — Sumber: Istimewa

"Indonesia saat ini tengah mengalami momentum kebangkitan dengan penemuan-penemuan sumber daya gas raksasa di akhir tahun lalu, sehingga memicu harapan atas peningkatan produksi migas, dan upaya menjaga ketahanan energi Indonesia kembali muncul dan menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi global," kata Greg saat konferensi pers Road to IPA Convex 2024 di Jakarta, Selasa (7/5).

Menurut dia, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjaring investasi migas ke Indonesia. Pemerintah juga kian agresif dalam mendukung pengembangan proyek CCS/CCUS di Indonesia dengan mengeluarkan regulasi terkait CCS/CCUS.

"Dengan dukungan pemerintah di CCS/CCUS di Indonesia, Indonesia bisa membuka peluang bisnis baru di bidang CCS/CCUS, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai CCS Hub di regional Asia," tegasnya.

IPA Convex 2024 akan mengundang pemangku kepentingan sektor migas di Indonesia, serta praktisi-praktisi yang secara riil menavigasi perusahaannya di tengah tantangan dan potensi sektor migas Tanah Air dan berbagai pihak. Konvensi ini akan mewadahi diskusi lintas-isu.

Konvensi ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah untuk memaksimalkan sektor migas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mencapai trilema energi, sekaligus memenuhi target pengurangan emisi karbon.

"Harapannya, Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal demi mencapai trilema energi sekaligus memenuhi target pengurangan emisi karbon," kata dia.

Ketua Panitia IPA Convex 2024, Krishna Ismaputra mengatakan, IPA Convex 2024 yang akan dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif juga akan menyajikan hal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan seperti Run & Walk Road to IPA Convex 2024, berbagai program Youth @IPA Convex, pameran Fossil x Digitalization, technology session yang membahas berbagai tentang teknologi pengurangan karbon dan berbagai plenary dan special session.

Krishna menyebutkan, IPA Convex 2024 juga berupaya memberikan edukasi dan kesadaran kepada generasi muda melalui Youth Program. Beberapa program di Youth @IPA Convex antara lain IPA Goes to Campus pada saat pre-event, dan Students Meet CEOs dan Students Meet IPA Board pada saat acara IPA Convex 2024. Acara ini untuk menginspirasi generasi muda agar berpartisipasi dalam industri migas nasional dan global.

Bekerja sama dengan Dyandra Promosindo, perhelatan IPA Convex 2024 ini didukung penuh oleh para sponsor yang terdiri dari perusahaan migas nasional dan internasional.

"Harapan kaminya, IPA Convex 2024 menjadi platform perhelatan penting untuk bagi para pemangku kepentingan, pelaku industri dan masyarakat luas untuk lebih memahami peran penting industri migas terutama untuk dalam menjaga ketahanan energi Indonesia sekaligus menjaga dan lingkungan dengan upaya mengurangi emisi karbon," tutup Khrisna.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.