IKN Jadi Sejarah Kebangkitan Pariwisata Kaltim
Selasa, 07 Mei 2024, 03:23 WIBSAMARINDA - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kadispar Kaltim) mengungkapkan penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Pulau Kalimantan, menjadi tonggak sejarah bagi kebangkitan pariwisata Kaltim. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat kunjungan wisatawan yang terus mengalami lonjakan signifikan.
"Khusus dalam beberapa bulan terakhir, tingkat kunjungan wisatawan ke Kaltim naik antara 30-40 persen, terutama April kemarin yang merupakan momentum libur Idul Fitri, yakni dengan kunjungan mengalami kenaikan hingga 40 persen," kata Kadispar Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, kemarin.
Sedangkan sepanjang 2023, tingkat kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) juga mengalami kenaikan drastis, jauh di atas target yang dipatok, sebagai imbas dari penetapan yang dilanjutkan dengan pembangunan di kawasan IKN.
Setelah IKN ditetapkan secara resmi pada 2020 dan dilanjutkan dengan pembangunan secara masif, maka rakyat Indonesia dan warga asing banyak yang berkunjung ke Kaltim, baik kunjungan murni untuk melihat kondisi Kaltim maupun kunjungan terkait pekerjaan, bisnis, dan lainnya yang sekaligus melakukan perjalanan wisata.
Kondisi ini kemudian membuat jumlah wisatawan terdongkrak, yakni untuk untuk wisatawan nusantara pada 2023 sebanyak 9.242.915 orang, terjadi kenaikan 401,87 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 2,3 juta.
Wisatawan Nusantara sebanyak ini berasal dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, yakni Kota Balikpapan sebanyak 2.634.015 kunjungan, Samarinda mencatat kunjungan paling tinggi yang mencapai 3.219.216 kunjungan, Bontang sebanyak 305.924 kunjungan.
Kemudian Kabupaten Paser sebanyak 105.838 wisatawan, Penajam Paser Utara ada 859.041, Kutai Kartanegara sebanyak 1.530.444 kunjungan, Kutai Timur 212.959, Kutai Barat 145.795 , Mahakam Ulu 8.757 kunjungan, dan Kabupaten Berau sebanyak 420.926 kunjungan.
Untuk tingkat kunjungan wisman pada 2023 juga mengalami peningkatan cukup tinggi hingga 378,28 persen dari target yang dipatok, yakni dari target 10 ribu wisman, namun yang tercapai sebanyak 37.826 kunjungan.
"Rinciannya adalah di Balikpapan sebanyak 24.511 wisman, Samarinda 6.818, Bontang 1.564, Paser 28, Penajam Paser Utara 40, Kutai Kartanegara 1.530, Kutai Timur 505, Kutai Barat 158, Mahakam Ulu 708, dan Berau sebanyak 1.666 kunjungan wisman," jelas Ririn. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
-
Rayakan Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Mewujudkan Keselamatan Berlalulintas
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Di Tengah Minimnya Hasil Tangkapan, Nelayan Trenggalek Larung Sesaji
-
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.