Pengalaman Fritz Hadapi Keberanian Jodar di Final

Senin, 03 Agu 2026, 05:05 WIB

WASHINGTON – Final ideal tersaji di Washington Open setelah unggulan ketiga asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, memastikan tiket ke partai puncak usai menyingkirkan kompatriotnya Brandon Nakashima dengan skor 6-3, 3-6, 6-2, Minggu (2/8) waktu setempat. Di laga perebutan gelar yang digelar Senin pagi WIB, Fritz akan menghadapi kejutan turnamen, petenis muda Spanyol Rafael Jodar, yang melanjutkan laju impresifnya dengan menumbangkan Alejandro Tabilo.

Fritz harus bekerja keras sebelum memastikan langkah ke final ATP ke-23 sepanjang kariernya. Petenis peringkat ke-10 dunia itu tampil dominan pada set pertama, namun sempat kehilangan kendali ketika Brandon Nakashima bangkit pada set kedua. Berbekal pengalaman dan ketenangan, Fritz akhirnya mengambil alih permainan pada set penentuan.

Ket. Foto: Taylor Fritz — Sumber: AFP/Emilee Chinn/GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Statistik menunjukkan kualitas permainan Fritz. Ia melepaskan 13 ace dan menghasilkan 24 winner, disertai 16 unforced error, jauh lebih sedikit dibandingkan 27 kesalahan sendiri yang dibuat Brandon Nakashima. Persaingan berlangsung ketat sejak awal. Fritz baru menemukan celah setelah unggul 4-3 pada set pertama sebelum mengamankan break krusial dan menutup set pembuka hanya dalam 34 menit.

Brandon Nakashima, yang mengincar final ATP 500 pertamanya, memberikan perlawanan sengit. Dia mematahkan servis Fritz untuk memimpin 3-1 pada set kedua, menjaga momentum dengan gim servis tanpa kehilangan poin saat unggul 5-2, lalu memaksakan pertandingan berlanjut ke set ketiga.

Namun, Fritz kembali menunjukkan kelasnya. Dia langsung merebut break pada gim kedua set penentuan, kemudian mempertahankan servis tanpa kehilangan poin untuk membuka keunggulan 3-0. Keunggulan tersebut terus dijaga hingga memastikan kemenangan. “Mendapatkan break di set ketiga menjadi pembeda. Selisihnya sangat tipis sepanjang pertandingan dan peluang yang tercipta juga tidak banyak,” ujar Fritz.

“Di set pertama saya memanfaatkan kesempatan, di set kedua giliran dia. Pada set ketiga saya memainkan poin break dengan sangat baik dan berjuang sekuat tenaga untuk terus mempertahankan servis,” tambah petenis berusia 28 tahun itu.

Di final, Fritz akan menghadapi Rafael Jodar yang kembali mencuri perhatian. Petenis Spanyol berusia 19 tahun itu bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan wakil Cile, Alejandro Tabilo, dengan skor 6-7(6), 6-4, 6-4.

Jodar mengaku tetap percaya diri meski gagal memanfaatkan sejumlah peluang break pada awal pertandingan. Kesabaran dan ketenangan mental menjadi kunci kebangkitannya. “Saya tahu bermain dengan baik dan terus menciptakan peluang,” jelasnya. 

  • Washington Open

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.