Menanti Data PDB Nasional
📅 Senin, 06 Mei 2024, 09:09 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah pekan ini, jika data pertumbuhan ekonomi nasional dan neraca perdagangan Tiongkok tak sesuai ekspektasi.
Analis pasar mata uang Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah pekan ini terkoreksi lantaran produk domestik bruto (PDB) Indonesia diprediksi terkontraksi, sementara cadangan devisa juga diperkirakan turun. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (6/5), bergerak di kisaran 16.050-16.200 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Jumat (3/5), ditutup melemah menguat 102 poin atau 0,63 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.083 rupiah per dollar AS.
Lukman menyatakan penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi berlanjutnya pelemahan dollar AS setelah pertemuan dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed, Federal Open Market Committee (FOMC).
"Rupiah dan mata uang lainnya pada umumnya menguat terhadap dollar AS yang melanjutkan pelemahan pasca FOMC yang di mana walau mempertahankan suku bunga, namun akan mulai melonggarkan quantitative tightening, sehingga imbal hasil obligasi AS juga turun cukup besar," ungkap dia ketika dihubungi di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Quantitative Tightening (QT) merupakan kebijakan moneter yang dilakukan Federal Reserve (The Fed) untuk memperkecil neraca dengan menyusutkan cadangan moneter guna menghilangkan likuiditas atau uang dari pasar keuangan, sehingga menghindari terjadinya inflasi. Hal ini dilakukan dengan cara menjual obligasi yang dimiliki bank sentral kepada publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!