Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah RI Bahas Kerja Sama di Rapat Tahunan Ke-57 ADB

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 13:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah RI Bahas Kerja Sama di Rapat Tahunan Ke-57 ADB Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Ket. Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa (kanan) menyampaikan sambutan dalam pembukaan Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB di Concert Hall, Tbilisi, Georgia, Sabtu (4/5/2024).

TBILISI - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri Pertemuan Tahunan Ke-57 Asian Development Bank (ADB) di Tbilisi, Georgia pada 2-5 Mei 2024, yang membahas kerja sama dengan ADB termasuk soal transisi energi.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati tiba di Tbilisi pada Jumat (3/5) waktu setempat, dan berjumpa dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa.

"Kehadiran kita di ruangan ini menunjukkan betapa dalamnya dunia kita terhubung. Kita harus merayakan ini. Kita juga harus mengembangkan hubungan ini untuk membangun perekonomian yang lebih ramah lingkungan dan terbuka," kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa dalam acara pembukaan Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB di Concert Hall, Tbilisi, Georgia, Sabtu (4/5).

Indonesia menjadi salah satu negara donor yang memberikan kontribusi pada penambahan Dana Pembangunan Asia atau Asian Development Fund (ADF) 14. Dalam pertemuan tahunan itu, ADB, Indonesia dan para donor lainnya menyetujui penambahan dana sebesar 5 miliar dolar AS untuk ADF 14 dan Technical Assistance Special Fund (TASF) 8 milik ADB.

ADF 14 memprioritaskan bantuan khusus kepada negara-negara berkembang kepulauan kecil yang sangat rentan terutama terhadap perubahan iklim, dan kepada negara-negara yang berada dalam situasi rentan dan terkena dampak konflik.???????

Pembukaan pertemuan tahunan ADB itu juga dihadiri antara lain oleh Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili dan Menteri Keuangan Georgia Lasha Khutsishvili.

Pertemuan Tahunan ADB Ke-57 mengangkat tema Jembatan Menuju Masa Depan (Bridge to the Future). ADB memilih lokasi Georgia yang merupakan persimpangan antara timur dan barat. Hal itu mencerminkan hubungan antara Asia dan Eropa, yang menyoroti hubungan fisik, keuangan, dan ekonomi saat ini dan di masa depan.

Melalui pertemuan itu, ADB mengajak negara-negara anggota di kawasan Asia dan Pasifik dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan upaya mengatasi krisis iklim, menuntaskan kemiskinan dan mendukung pembangunan sosio-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pertemuan tersebut mendorong pembangunan inklusif dan hijau di kawasan Asia dan Pasifik.

Selain dengan Presiden ADB Masatsugu, Menkeu Sri Mulyani juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Fiji, Biman Prasad.

Di samping kedua pertemuan bilateral tersebut, Menkeu Sri Mulyani juga berbincang dengan Menteri Keuangan Jepang Shun'ichi Suzuki, Menteri Keuangan Korea Selatan Choi Sang-mok, hingga Wakil Menteri Keuangan China Liao Min.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.