Mengubah Cita Rasa Kuliner Barat
Jumat, 03 Mei 2024, 06:25 WIBKekaisaran Romawi kemudian mengikuti berabad-abad pemerintahan Kekaisaran Aleksander Agung. Kekaisaran itu mengubah jalan rempah menjadi salah satu rute komersial terpenting dalam sejarah, membawa budaya penggunaan rempah-rempah bahkan ke negeri-negeri yang belum pernah disentuh oleh Aleksander yang sekarang dikenal dengan Spanyol, Prancis, Jerman, dan Inggris.
Mengenai resep dan metode persiapan yang menjadi saksi pengaruh perpaduan budaya ini pada tabel negara-negara yang terlibat dan negara-negara tetangga, banyak yang harus dibicarakan. Ciri khas negara-negara di anak benua India adalah apa yang disebut Bharta. Hidangan ini terbuat dari daging terong panggang, diperkaya dengan bawang putih, rempah-rempah, dan rempah-rempah aromatik.
Salah satu makanan pembukapaling terkenal di Yunani adalahmelitzanosalata.Dalam masakan Timur Tengah, hidangan yang sama disebutbaba ghanoush. Di Rumania dan Hongaria disebut salatade vinete, dan di Prancis disebutcaviar d'aubergine.
Semua variasi masakannya sama, diperkaya dengan bahan-bahan daerah seperti rempah-rempah, rempah-rempah, dan senyawa aromatik. Lahirnya resep ini bermula tepat pada masa lahirnya kerajaan Indo-Yunani, sebagai saksi datangnya pasukan Aleksander. Kerajaan ini kemudian sarat dengan budaya-budaya yang baru ditaklukkan, serta pengetahuan India dalam memperkaya masakan.
Satu-satunya perbedaan adalah bahwa dalam resep Yunani, bahan dasar hidangannya terbuat dari yoghurt, sedangkan di dunia India yang menggunakan dadih. Ini adalah produk yang diekstraksi dengan menambahkanrennetatau bahan asam ke dalam susu sebagai pengganti fermentasi, berkat laktobasilus seperti halnya yoghurt.
Bahkan di bidangbakingatau pembuatan roti, terdapat kesamaan budaya kerajaan Aleksander. Contoh yang paling penting adalah roti naan, resep India yang berupa roti tipis dan bulat. Di Yunani, ini dikenal sebagai pita, dan ini merupakan ciri khas setiap negara yang disentuh oleh Aleksander Agung.
Sedangkan nasi, yang merupakan resep pokok di sebagian besar masakan dunia, menyebar ke Barat berkat ekspedisi Alexander terutama karena kelaparan di wilayah Makedonia selama perang di Baktria mendorongnya untuk mengadopsi nasi dan resep lokalnya sebagai sumber makanan utama.
Sementara praktik meditasi dan yoga memasuki kehidupan sehari-hari orang Yunani dan seluruh wilayah lain di bawah kendali diadochi. Perjalanan sebaliknya dilakukan oleh seni religius karena representasi pertama Buddha dalam patung lahir tepatnya dari praktik personifikasi dewa Yunani.
Setelah penaklukan Aleksander Agung, Yunani mengalami konsolidasi pemikiran dan pola makan yang saat ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang.Perjumpaan dengan India melahirkan pola makan sehat vegetarisme atauvegetarianisme.
Vegetarianisme adalah gaya hidup atau pola kegiatan menolak atau berpantang dalam mengkonsumsi makanan yang berasal dari hewan seperti daging, unggas, dan ikan, dan hanya mengkonsumsi makanan dari sayuran dan hasil tumbuhan berkembang.
"Sebelum raja muda Makedonia, budaya vegetarian lahir berkat penyatuan pemikiran dua orang luar biasa yaitu Pythagoras dan Buddha," kata Giorgio Pintzas Monzani dalam artikel di laman Greek Reporter. hay/And
Redaktur: andes
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Penyerahan Bantuan Laptop untuk 25 Siswa di Kabupaten Puncak
-
Mengenang 100 Jam Penataran P4 Pancasila
-
Inter Milan Masih di Puncak Klasemen walau Main Imbang dengan Napoli 2-2
-
Pariwisata Bali Lesu, Konstruksi Ikut Tertahan, Kok Bisa?
-
Kemenkes Terapkan Inovasi Jemput Bola dalam Program Cek Kesehatan Gratis
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Prabowo: Ini Pertama Kali dalam Sejarah Bangsa Indonesia
-
Pemkot Surabaya Hentikan Layanan Kependudukan bagi Ayah yang Terlantarkan Anak dan Hak Mantan Istri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.