Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tokoh Masyarakat Adat Sebut 1 Mei 1963 Awal Mula Pembangunan Papua

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 07:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tokoh Masyarakat Adat Sebut 1 Mei 1963 Awal Mula Pembangunan Papua Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Tokoh masyarakat adat Papua, Yanto Eluay.

Sentani - Tokoh masyarakat adat Papua Yanto Eluay menyatakan 1 Mei 1963 adalah merupakan awal mula pembangunan di Bumi Cenderawasih.

"Kita harus akui setelah bergabungnya Irian Barat atau Papua pada 1 Mei 1963, maka semua pembangunan dimulai dari Sorong hingga Merauke," kata Tokoh Adat Papua Yanto Eluay di Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua, Rabu.

Menurut Yanto, Papua saat ini sudah harus maju di segala bidang, bukan lagi saatnya terpecah dengan berbagai kepentingan.

"Di PPB pun sudah final status Papua, sehingga marilah seluruh elemen masyarakat harus menjaga kondisi keamanan dan ketertiban untuk pembangunan lebih baik lagi ke depan," katanya.

Dia juga mengatakan, seluruh pembangunan yang saat ini dikerjakan pemerintah harus didukung dengan baik tanpa harus mencoba menghambatnya.

"Kalau kita masih terkotak-kotak kapan pembangunan dapat merata di segala bidang, dan pasti Papua akan terus tertinggal berbanding terbalik dengan daerah lainnya di Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, dengan otonomi khusus (Otsus) seharusnya masyarakat Papua bisa terus berkembang baik di sektor pemerintahan, swasta maupun pendidikan.

"Saudara-saudaraku baik di gunung, lembah maupun pesisir marilah kita bergandengan tangan dalam mengisi pembangunan di tanah Papua, supaya masyarakat dapat memperoleh kesejahteraan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.