Minum Minuman Keras, Polrestabes Makassar Amankan Lima Orang Saat Hari Buruh
📅 Kamis, 02 Mei 2024, 07:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Makassar - AparatPolrestabesMakassar mengamankan lima orang saat unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2024 di Kampus Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan.
"Ada lima orang yang kita amankan, yang lainnya (puluhan) kita lakukan pembinaan. Kita serahkan kepada pihak kampus," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokh Ngajib di kampus UNM Makassar, Rabu malam.
Kejadian tersebut bermula saat mahasiswa membakar ban bekas di depan Jalan Pendidikan, samping kampus setempat, saat waktu unjuk rasa habis setelah maghrib, kemudian aparat
menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi, sehinggapeserta aksi berlarian masuk ke dalam kampus.
Aparat selanjutnya merangsek masuk ke dalam kampus hingga ke sekretariat mahasiswa dan langsung mengamankan puluhan mahasiswa. Di saat yang sama, anggota mendapati lima orang sedang minum minuman keras tradisional jenis Ballo dan menyita barang bukti lima botol.
"Tadi ada (diamankan) sesudah aksi selesai. Ada bakar ban di situ dan kita tertibkan, kemudian masuk sini (kampus). Kebetulan, ada beberapa orang melakukan pembakaran (ban). Ada minum Ballo (lima orang), tapi kita sudah amankan. Situasi aman tertib dan terkendali," paparnya kepada wartawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lima orang yang diduga mengonsumsi miras Ballo tersebutdiamankan petugas ke kantor polisi, sedangkan puluhan mahasiswa lainnya dikumpulkan di area kampus untuk diberi
pengarahan dari aparat kepolisian selanjutnya diserahkan ke pihak kampus UNM untuk dilakukan pembinaan.
Di tempat lainnya, aksi memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo. Peserta aksi yang didominasi mahasiswa itu hendak membakar ban bekas, namun tidak dibiarkan aparat hingga terjadi ketegangan saling dorong. Dua mahasiswa sempat diamankan, namun dilepaskan setelahdiberipembinaan.
"Ada beberapa yang kita duga provokator, kita amankan, dilakukan interogasi. Kita sudah komunikasikan dengan baik, dan dikembalikan (dilepas). Mereka berjanji tidak akan mengulangi apa yang dia lakukan," tutur Kapolres di depan Kantor DPRD Sulsel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, pihaknya menyatakan seluruh lokasi sekitar 15 titik aksi memperingati Hari Buruh Internasional tersebar di Kota Makassar berjalan aman tertib dan kondusif.
"Evaluasi hari ini, masih ada rekan-rekan mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya dengan bakar ban, takutnya ini mempengaruhi aktifitas lalulintas. Kita juga mempertimbangkan satu sisi, tapi Alhamdulilaah semuanya berjalan aman," ujarnya menambahkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!