Warga Diimbau Waspadai Penipuan Berkedok Calo CASN
📅 Selasa, 30 Apr 2024, 01:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO - Prokopim Trenggalek
Trenggalek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengimbau warganya, terutama calon peserta rekrutmen calon aparatur sipil negara untuk mewaspadai modus penipuan berkedok percaloan CASN
"Jangan percaya calo ataupun orang-orang tertentu yang mengaku bisa memuluskan untuk menjadi CASN dengan imbalan membayar nominal tertentu," kata Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin saat menggelar silaturahim bersama tenaga penunjang yang tergabung dalam APeDe Trenggalek di Trenggalek, Jawa Timur, Senin.
Ia menegaskan proses penjaringan CASN akan dilaksanakan secara jujur dan transparan.
Tidak akan ada ruang untuk transaksi di luar uji kompetensi yang diselenggarakan pemerintah.
Karenanya, Bupati Arifin pun mengimbau kepada semua calon pelamar untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, serta tidak mempercayai adanya informasi-informasi menyesatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Misal ada pihak tertentu yang mengklaim bisa memasukkan calon pelamar melalui "jalur khusus" dengan membayar nominal tertentu.
Pasalnya tidak menutup kemungkinan adanya potensi calo yang mulai 'bergentayangan' untuk mencari 'mangsa'.
"Percaya diri dan berikan yang terbaik. Untuk itu persiapkan diri sebaik mungkin," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mas Ipin mewanti-wanti para tenaga penunjang maupun masyarakat yang ingin mengabdi di pemerintahan.
Meskipun belum ada temuan kasus, langkah itu untuk mengantisipasi adanya praktik-praktik calo yang merugikan dan cenderung ke arah penipuan.
Oleh karena itu, ia meminta para tenaga penunjang yang ingin melamar sebagai P3K maupun masyarakat yang ingin mendaftar sebagai CPNS untuk mempersiapkan diri.
Caranya adalah berlatih seefektif mungkin sehingga memudahkan langkahnya menjadi abdi negara.
"Jadi jangan hanya senang mendengar formasinya saja, tapi juga belajar," kata Mas Ipin.
Dalam rekrutmen tahun ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek membuka penjaringan sebanyak 2.435 formasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!