Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Semarang Dukung Usulan agar KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Dukung Usulan agar KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri haul di makam KH Sholeh Darat, kompleks TPU Bergota, Semarang.

Semarang - Pemerintah Kota Semarang mendukung upaya para ulama mengusulkan nama ulama besar KH Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani yang akrab disebut dengan Kiai Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Rabu, menegaskan dukungan tersebut dan juga menjadikannya sebagai nama jalan di Kota Atlas.

Usulan Kiai Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional muncul saat Seminar Genealogi Nasionalisme Indonesia dalam Kitab KH Sholeh Darat yang digelar PCNU Kota Semarang dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

Kegiatan tersebut telah berlangsung secara hybrid di Kampus Unwahas, Sampangan, Semarang, Jumat (19/4).

Ita, sapaan akrab Hevearita menjelaskan bahwa pihaknya berencana mengganti nama ruas jalan Kiai Saleh menjadi KH Sholeh Darat.

Bahkan, ia telah menginstruksikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang untuk membuatstory tellingsejarah panjang perjuangan KH Sholeh Darat yang bisa diakses secara digital lewat pemindaianbarcode.

"Sudah mulai proses pengusulan nama KH Sholeh Darat menjadi pahlawan nasional. Beliau ini merupakan salah satu tokoh pergerakan agama Islam di Kota Semarang," katanya.

Sosok KH Sholeh Darat yang makamnya berada di kompleks TPU Bergota Semarang telah banyak dikenal masyarakat dan dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah.

KH Sholeh Darat dikenal sebagai guru dari para tokoh nasional, seperti Raden Ajeng (RA) Kartini, KH Hasyim Asy'ari (pendiri Nahdlatul Ulama), dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah).

Sebutan Darat diambil dari nama kawasan ketika ulama besar tersebut saat itu tinggal di kawasan Darat, Semarang Utara.

"Kami ingin menghormati dan mengenang beliau sehingga Pemkot Semarang sesuai 'kersa' para kiai untuk mewujudkan jalan di Bendungan Randusari, Semarang Selatan menjadi Jalan KH Sholeh Darat," katanya.

Ita telah menginstruksikan ke Dishub Kota Semarang untuk memproses penggantian nama jalan KH Sholeh Darat.

"Nanti seremoni pencanangan papan nama jalannya akan dilakukan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kota Semarang pada tanggal 2 Mei 2024," ujarnya.

Selain itu, ia mengusulkan pembuatan prasasti yang ada di area makam KH Sholeh Darat, yang serupa denganbuilding signageyang sudah ada di Kota Lama Semarang.

"Saya akan meminta Diskominfo membuat Scan Barcode (QR Code), agar pengunjung bisa tahustory tellingsejarah panjang KH Sholeh Darat dengan cara digital," paparnya.

Ia berharap prasasti denganscan barcodeitu bisa diluncurkan bersamaan dengan plang nama Jalan KH Sholeh Darat.

"Dengan barcode itu, generasi muda kita bisa tahu bahwa Mbah Sholeh Darat ini bagaimana dulu berjuang, hingga menjadi guru dari para pahlawan nasional hingga beliau wafat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.