Rybakina Meraih Gelar Ketiga Kali
Selasa, 23 Apr 2024, 07:23 WIBSTUTTGART - Petenis peringkat empat dunia Elena Rybakina merebut gelar WTA Tour ketiganya tahun ini setelah mengalahkan peringkat 27 Marta Kostyuk 6-2, 6-2 di final Stuttgart Open, Minggu (21/4) malam waktu setempat.
Stuttgart Open adalah gelar kedelapan dalam karier Rybakina dan ketiga di lapangan tanah liat. Gelar kali ini menyusul kemenangan di Roma tahun 2023 dan Bukares tahun 2019. Petenis berusia 24 tahun itu menambah koleksi trofinya di Stuttgart usai menang di Brisbane dan Abu Dhabi di 2024. Kemenangan atas Kostyuk merupakan yang ke-26 dalam tur musim ini.
"Tentu saja saya selalu yakin terhadap diri sendiri," ujar Rybakina. Ada banyak pemain hebat, lawan yang tangguh. Namun dia tahu siap secara fisik, sehingga memainkan pertandingan dengan baik. Dia memiliki semua peluang untuk memenangkan Grand Slam dalam kondisi apa pun.
Rybakina melaju ke final setelah mengakhiri 10 kemenangan beruntun pemain nomor satu dunia Iga Swiatek di Stuttgart. Rybakina menang 6-3, 4-6, 6-3 di semifinal.
Menghadapi Rybakina yang percaya diri ternyata sulit bagi Kostyuk yang mencapai final keduanya tahun ini. Kostyuk akan naik ke peringkat tertinggi dalam karirnya di posisi ke-21 awal pekan ini.
Petenis Ukraina berusia 21 tahun ini telah mencatatkan tiga kemenangan berturut-turut atas penghuni peringkat 10 besar. Dia mengalahkan peringkat tujuh Zheng Qinwen, petenis nomor tiga dunia Coco Gauff dan petenis nomor sembilan dunia Marketa Vondrousova.
"Kali ini saya sangat gugup. Saya ingin memenangkan banyak pertandingan," ujar Kostyuk. Sementara itu, petenis peringkat enam dunia Casper Ruud mengalahkan Stefanos Tsitsipas 7-5, 6-3 untuk memenangkan Barcelona Open. Petenis Norwegia itu membalas dendam setelah kekalahannya dari petenis Yunani peringkat tujuh dunia di final Monte Carlo Masters akhir pekan lalu.
Ruud, runner-up Grand Slam tiga kali, telah memenangkan 10 gelar di level 250 dan turnamen lapangan tanah liat level 500 di Barcelona merupakan kemenangan ke-11 dalam karirnya.
"Ini sangat berarti sebagai gelar terbesar yang pernah saya menangkan dalam karir. Ini adalah sesuatu yang sudah lama saya kejar," ujar Ruud. Dia belum pernah memenangkan 500 atau 1000. Dia telah mencapai beberapa final tetapi selalu gagal.
Pemain berusia 25 tahun itu memimpin tur dengan 29 kemenangan tahun ini tetapi kalah di tiga final sebelum merebut gelar pertamanya tahun 2024. Kemenangan Ruud yang diraih dalam 91 menit mengakhiri 10 kemenangan beruntun Tsitsipas.
"Saya tidak memainkan permainan terbaik di Barcelona. Sepanjang pekan saya tidak merasa pukulan memiliki efek yang sama seperti di Monte Carlo," ujar Tsitsipas. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Harga Cabai Stabil Sepanjang Libur Lebaran
-
OJK Ungkap Dana Asing Keluar dari Pasar Saham RI Rp29,92 Triliun hingga Maret 2025
-
Harga Cabai Melonjak Tajam, Solusi Cepat Pemerintah Mulai Diterapkan
-
Keren, Minyak Telon Lokal Hasil Produksi UMKM Go Global
-
Kolombia Jatuhkan Pilihan ke Jet Tempur Saab Gripen Swedia, Kalahkan Rafale Prancis dan F-16 AS
-
Pelaku Usaha Mikro Makin Terhimpit, Penerapan Pajak UMKM Perlu Dikaji Ulang
-
Alcaraz dan Sabalenka ke Putaran Kedua Wimbledon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.