Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selandia Baru Kucurkan Rp403 Miliar untuk Transisi Hijau Asia Tenggara

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selandia Baru Kucurkan Rp403 Miliar untuk Transisi Hijau Asia Tenggara Doc: Canberra Times/AP
Ket. Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon.

ANKARA - Selandia Baru menyatakan akan berkontribusi sebesar 25 juta dollar AS (Rp403 miliar) untuk transisi energi hijau dan usaha pengurangan emisi gas rumah kaca di kawasan Asia Tenggara.

Perdana Menteri Christopher Luxon dan Menteri Urusan Perubahan Iklim Simon Watts pada Jumat (19/4) menyatakan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui skema Mekanisme Transisi Energi (ETM) yang diselenggarakan Bank Pembangunan Asia (ADB)

"ETM adalah sebuah inisiatif transformatif yang memanfaatkan pembiayaan publik dan swasta untuk memacu penutupan dan pemanfaatan ulang pembangkit bertenaga bahan bakar fosil dan menggantinya dengan sumber energi yang lebih bersih dan terbarukan," ucap Luxon dalam pernyataan yang diterbitkan dari Manila.

Pendanaan sebesar 25 juta dollar AS tersebut akan difokuskan untuk Indonesia, Filipina, dan Vietnam dalam fase awalnya.

"Tindakan mendesak untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan diperlukan supaya suhu (tidak meningkat melebihi) target 1,5°C dan mengurangi dampak terburuk perubahan iklim," kata dia.

Selandia Baru merupakan rekanan ketiga yang ikut serta dalam sebuah dana perwalian untuk ETM setelah Jepang dan Jerman.

PM Luxon dan delegasinya tiba untuk kunjungan kenegaraan selama dua hari di Filipina pada Kamis (18/4). Kunjungan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan PM Selandia Baru dalam 14 tahun terakhir.

Pertemuan Luxon dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. pada Kamis malam menyepakati komitmen bersama memperkuat kerja sama keamanan maritim, yang termasuk kegiatan bilateral dan multilateral di laut, persinggahan kapal, dan pengembangan kapasitas.

Selandia Baru dan Filipina turut berkomitmen menandatangani sebuah kesepakatan dukungan logistik bersama pada akhir 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.