Gerakan Hidangan Berkelanjutan di Peru untuk Atasi Kelaparan dan Limbah Makanan
📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis"Babi biasanya makan lebih baik daripada kita karena mereka memakan semua sisa makanan yang kita buang padahal kaya akan nutrisi," kata Santos.
Anita Clemente dari dapur umum "La Amistad" di bagian lain di Lima mengatakan bahwa proyek Ocampo ini telah mengajarkan kita untuk menciptakan hidangan sehat dengan bahan-bahan yang pernah dibuang.
"Pelanggan juga akhirnya bisa menghemat uang karena mereka belajar mengkonsumsi keseluruhan produk yang mereka beli," kata Clemente kepadaAFP.
Menurut Program Lingkungan PBB, umat manusia membuang setara dengan satu miliar makanan setiap hari pada tahun 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konsep Ocampo bergantung pada tiga elemen utama yaitu pengawetan makanan melalui metode seperti fermentasi, daur ulang kuliner untuk mengekstrak lebih banyak bahan yang sudah digunakan, dan memasak dengan bagian yang sebelumnya dianggap tidak dapat dimakan.
Penerima manfaat lainnya adalah planet Bumi, karena semakin banyak nutrisi yang dapat diperoleh dari satu tumbuhan atau hewan, semakin sedikit kebutuhan yang harus ditanam, sekaligus mengurangi gas rumah kaca yang dilepaskan dari penguraian sampah organik. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!