Transisi Energi Terkendala Kompleksitas Sosial
Kamis, 18 Apr 2024, 10:49 WIBJAKARTA - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan transisi energi menghadapi kompleksitas dalam prosesnya, baik secara politik maupun sosial. Sebab, langkah tersebut harus memprioritaskan prinsip keterjangkauan energi serta keadilan.
Kondisi itu disampaikan Sri Mulyani dalam keynote speechnya pada High-Level Event bertajuk Navigating the Mid-transition Period of the Low-Carbon Shift: The Critical Role of Finance Ministries di Brookings Institution, Washington, D.C, Amerika Serikat (AS), Rabu (17/4) WIB.
Dalam konteks itu, menurut dia, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berperan penting dalam menyediakan beragam kerangka kebijakan yang tepat dan mengembangkan lebih banyak instrumen serta kebijakan terkait mekanisme pembiayaan bagi sektor swasta dan filantropi. Upaya itu yang terus dilakukan oleh Kementerian Keuangan RI.
"Terlebih dengan lebih dari 100 ribu pulau dan 270 juta penduduk, kompleksitas ini menjadi semakin nyata bagi Indonesia. Bagaimana mendesain transisi energi ini, sembari menjaga pertumbuhan dengan rerata lebih dari 5 persen selama hampir dua dekade adalah pelajaran dari Indonesia yang saya bawa ke fora ini," ujar dia dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, kemarin.
Menkeu juga menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan transisi energi memerlukan kerja bersama yang kuat melalui sinergi kolaborasi baik antara kementerian, pemerintah daerah, sektor swasta, antar pemerintahan, juga dukungan internasional.
Penghentian PLTU
Selama di Washington D.C, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga bertemu dengan Asian Development Bank (ADB). Adapun ADB merupakan salah satu mitra penting yang berperan dalam transisi energi Indonesia.
Melalui kerja sama peluncuran Mekanisme Transisi Energi (ETM) pada Presidensi G20 Indonesia 2022, Indonesia saat ini berkolaborasi dengan ADB dalam uji coba pemensiunan dini salah satu pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) sebesar 660 megawatt.
"Saat bertemu Presiden ADB, Masatsugu Asakawa, di penghujung agenda saya kemarin, kami membahas kelanjutan kerja sama proyek tersebut. Dengan dukungan kuat dari ADB, saya optimis kerja sama ini dapat dijadikan contoh di level global mengenai bagaimana transisi energi dilakukan secara konkret," terang (Menkeu) melalui siaran perssnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
G20 Sepakat Bantu Negara-negara Miskin Terdampak Perang Iran
-
Syahbandar Antisipasi Pemudik tak Kebagian Tiket di Pelabuhan Sampit
-
Kebutuhan Gas Pembangkit Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Andalan Transisi Energi hingga 2034
-
BMKG Peringatkan akan Potensi Terjadinya Hujan Lebat di NTT hingga H+3 Lebaran
-
Nggak Perlu Bangun PLTU Baru! Ini Jurus PLN Tekan Emisi Pakai Limbah Kebun Milik Warga
-
Percepat Transisi Energi Terbarukan
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.