Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Dua Korban Terakhir Tanah Longsor di Tana Toraja Ditemukan

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Dua Korban Terakhir Tanah Longsor di Tana Toraja Ditemukan Doc: ANTARA/HO/Basarnas Makassar
Ket. Tim SAR Gabungan membawa dua jenazah terakhir korban tertimbun longsor di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (16/4/2024).

Makassar - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban terakhir yang dilaporkan hilang dalam bencana longsor di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel melalui keterangannya diterima di Makassar, Senin, mengatakan, dua korban terakhir yang ditemukan yakni Sofia (43) dan Gea (3).

"Dua korban terakhir itu Gea dan Sofia ditemukan berdekatan. Dua korban ini adalah ibu dan anak," ujarnya.

Mexianus Bekabel mengatakan dengan ditemukannya dua orang korban terakhir yang dilaporkan itu, proses pencarian pun resmi ditutup.

Ia menyatakan jika proses pencarian dua korban terakhir itu setelah akses ke wilayah Makale Selatan terputus, sehingga tim SAR gabungan harus berjalan kaki untuk melakukan pencarian.

Longsor yang terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 telah menelan 20 korban jiwa, 16 orang ditemukan meninggal dunia di Desa Palangka (Pango-pango), Tana Toraja, empat orang meninggal dunia di daerah Lembang Randan Batu.

Sebelumnya, Bencana alam tanah longsor tersebut terjadi pada dua tempat. Kejadian pertama di Dusun Putu', RT Bekak, Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan pada Sabtu 13 April 2023 sekitar pukul 23.00 Wita.

Data korban tertimpa material tanah longsor, empat orang meninggal dunia Indo Luka, Ambe Dian, Karopa dan Luaran. Sedangkan korban selamat dua orang yakni Fitri Rante dan Indo Marni.

Sementara 16 korban meninggal lainnya yakni Dala (40), Bertha Bine (35), Putri (5), Reno (2), Wiris (6), Marcel Oda (16), Agustinus Bongga (20), Mala' (60), Baru (40), Endi (15), Matius Kottong (35), Aco (37), Mase' (38), Jimmy (27), Gea (3), Sofia (43).

Penyebab terjadinya bencana dipicu hujan dengan intensitas sedang-tinggi selama beberapa hari dan kondisi tanah yang tidak stabil mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menimbun sejumlah rumah beserta penghuninya sekitarnya. Kerugian ditaksir ratusan juta.

Sedangkan kejadian serupa terjadi di lokasi kedua pada Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale pada Sabtu, 13 April 2024 sekitar pukul 23.30 Wita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.