Perkuat Pengawasan, Dinkes Bantul Amankan Produk Makanan Tidak Layak Konsumsi
Minggu, 07 Apr 2024, 08:30 WIBBantul - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil tindakan berupa pengamanan produk makanan yang tidak layak konsumsi dalam kegiatan pengawasan produk pangan yang dilaksanakan menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Tri Widyantara di Bantul, Sabtu, mengatakan, dalam kegiatan pengawasan pangan telah ditemukan produk makanan yang sudah tidak layak konsumsi seperti roti sudah berjamur, kemasan rusak atau penyok, dan produk makanan yang izin edarnya sudah tidak berlaku.
"Dan telah dilakukan tindakan membuat berita acara pemeriksaan, melakukan pengamanan produk yang tidak layak untuk dikonsumsi agar jangan diperjualbelikan kepada masyarakat atau konsumen," katanya.
Berbagai produk makanan yang telah diamankan petugas Dinkes Bantul tersebut berdasarkan hasil pengawasan pangan di sejumlah supermarket dan minimarket, meski demikian pihaknya tidak menyebutkan di daerah mana temuan tersebut.
"Tetapi kami sudah memberikan pembinaan ke sarana produksi industri pangan rumah tangga (PIRT) agar melakukan pembaharuan terhadap izin edar produknya," katanya.
Lebih lanjut dia berharap konsumen atau masyarakat teliti dalam membeli produk makanan maupun minuman dalam kemasan, untuk memastikan bahwa produk pangan tersebut aman dan layak dikonsumsi.
"Bagi masyarakat yang menjual produk makanan dalam kemasan mohon untuk tidak menjual makanan yang sudah tidak layak konsumsi, baik dikarenakan kemasan rusak maupun produk yang melebihi masa kedaluwarsa," katanya.
Sedangkan untuk jajanan takjil atau berbagai macam makanan menu buka puasa, dari hasil pengawasan Dinkes sejauh ini tidak ditemukan produk yang mengandung bahan berbahaya.
"Dari pengawasan takjil, hasil pemeriksaan 35 sampel makanan minuman yang diuji rapid test hasilnya yang mengandung bahan tambahan yang tidak diperbolehkan untuk pangan yang positif tidak ada, semua dinyatakan aman," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pola Tulisan Tangan Ternyata Berpotensi Jadi Indikasi Awal Gangguan Kognitif pada Lansia
-
Bantul Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Kebijakan dan Sistem Digital
-
Kemenhub Tutup 172 Perlintasan Sebidang Ilegal dan Siapkan Rp800 Miliar untuk Fasilitas Keselamatan
-
Satgas TMMD 'Masuk' ke Rumah Warga Bekasi Bawa Solusi Kesehatan & Keselamatan
-
Berpotensi Melemah Lanjutan, 11 Mei 2026
-
Kementan Gandeng Petani dan Pemda Stabilkan Pasokan Bawang Merah Menjelang Idul Adha
-
Pemprov Banten Kaji Investasi Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Industri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.