Rupiah Tertekan Sentimen Negatif Harga Komoditas yang Rendah
Kamis, 04 Apr 2024, 09:56 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada Kamis (4/4) dibuka turun karena tertekan oleh sentimen harga komoditas yang rendah akan terus menekan kinerja ekspor Indonesia.
Pada awal perdagangan Kamis (4/4) pagi, rupiah turun 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp15.931 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.920 per dolar AS.
"Rupiah masih tertekan sentimen negatif harga komoditas yang rendah akan terus menekan ekspor, surplus serta cadangan devisa Indonesia," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta, Kamis (4/4).
Investor juga mengantisipasi data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis besok. Cadangan devisa RI diperkirakan akan turun 1 miliar dolar AS menjadi 143 miliar dolar AS.
Sementara itu, Gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dalam pidatonya memberikan sinyal relatif dovish, yakni masih akan mulai memangkas suku bunga acuan atau Fed Funds Rate (FFR) tahun ini.
Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp15.850 per dolar AS sampai dengan Rp16.000 per dolar AS.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hentikan Kebocoran, Audit BUMN Boncos Tak Bisa Ditunda
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Piala Asia 2027: LOC Berkomitmen Jaga Persiapan Berjalan Sesuai Jadwal
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Pemerintah Kota Sawahlunto Bantu Upaya Pemulihan Bencana Solok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.