Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPOM: Simpan Pisang dan Tomat di Suhu Ruang, Bukan di Lemari Es

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 17:36 WIB | Oleh:
BPOM: Simpan Pisang dan Tomat di Suhu Ruang, Bukan di Lemari Es Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Pekerja menata buah pisang di dalam kapal ferry di Pelabuhan Penyeberangan Taipa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/4/2024). Sekitar 20 persen produksi pisang di Kota Palu dan sekitarnya dikirim ke Kalimantan melalui pelabuhan penyeberangan itu yang selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, pisang itu juga diolah di Kalimantan untuk diekspor ke Malaysia.

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan seluruh jenis buah dan sayur di dalam lemari es, karena terdapat beberapa jenis buah yang justru tidak dapat disimpan di dalam lemari pendingin..

"Pisang, kalau disimpan di dalam kulkas nanti akan cepat layu, kemudian tomat, bisa tidak bagus kualitasnya, lebih baik ditaruh di luar dengan suhu ruang," kata Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BPOM Ima Ananda dalam diskusi bertajuk "Keamanan Pangan untuk Konsumen Cerdas" yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Selain tomat dan pisang, Ima menyebutkanmangga yang termasuk ke dalam buah tropis seperti pisang juga disarankan untuk tidak disimpan di dalam lemari es karena dapat mengurangi kualitasnya.

"Kentang juga, kalau disimpan di kulkas nanti akan lembab, cepat hijau, dan bisa tumbuh tunas. Kalau kentang sudah hijau artinya sudah tidak boleh dikonsumsi," tambahnya.

Adapun bahan pangan yang lain, Ima menyarankan untuk tidak menyimpan telur di dalam lemari es jika belum dibersihkan.

Menurutnya, telur yang belum dibersihkan secara alami mengandung bakteri salmonella pada kulitnya, yang dapat mengontaminasi makanan yang lain di dalam lemari es.

Jika ingin menyimpan telur di dalam lemari es untuk alasan agar tahan lama, Ima mengimbau kepada masyarakat untuk membersihkan telur terlebih dahulu dengan menggunakan lap kering atau sedikit basah, karena bila dicuci dengan air, dapat menyebabkan telur menjadi cepat busuk.

Ia juga mengungkapkan makanan beku yang telah di-vakum bukan berarti boleh disimpan di suhu ruang.

"Dia tetap memerlukan suhu beku, karena apa? vakum itu menghilangkan udara. Memang beberapa bakteri tidak bisa tumbuh, tapi ada bakteri yang justru bisa tumbuh saat tidak ada oksigen," jelasnya.

Ia menekankan suhu optimal pertumbuhan bakteri berada pada 4-60 derajat Celsius. Untuk itu, ia menganjurkan agar tidak menstok makanan yang tidak dapat disimpan di dalam lemari es dalam jumlah yang banyak, agar tidak busuk dan segera mengonsumsinya saat kondisinya masih baik.

"Jangan lupakan prinsipFIFO atau First In First Out dan FEFO atau First Expired First Outdalam hal mengambil makanan dari kulkas," kata Ima. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

9 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.