Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Prakirakan Hujan Ringan Hingga Sedang Dominasi Cuaca Sepekan Jelang Lebaran

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 06:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Hingga Sedang Dominasi Cuaca Sepekan Jelang Lebaran Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Ilustrasi - Seorang pekerja menggunakan payung untuk menghindari hujan saat menyeberang jalan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi situasi cuaca pada sepekan menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi didominasi hujan ringan hingga sedang.

"Jika kita lihat, hujan sedang ini bisa berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem. Sedangkan untuk periode 10 hingga 16 April 2024 sudah mulai agak mereda," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, kondisi cuaca periode 3 hingga 9 April 2024 diprediksi masih didominasi hujan ringan hingga sedang, di antaranya wilayah Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Di sisi lain, kata Guswanto, beberapa wilayah di Indonesia mulai mengalami peralihan dari musim hujan ke kemarau, meliputi sebagian Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian Riau bagian Utara, sebagian kecil Jawa Barat bagian Selatan, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Maluku Utara.

Selain dari wilayah tersebut, wilayah Indonesia umumnya masih mengalami musim hujan.

Dikatakan Guswanto, pada 22 hingga 23 Maret 2024 sudah terjadi perubahan arah mata angin dari angin baratan menjadi angin timuran yang berpotensi memicu gelombang tinggi perairan berkisar 1,24 hingga 2,5 meter di Samudera Hindia bagian selatan.

"Perlu diwaspadai di Selat Sunda sekitar Pelabuhan Merak dan perairan Ketapang-Gilimanuk(Selat Bali)," katanya.

Guswanto juga menambahkan salah satu upaya BMKG dalam menghadapi cuaca ekstrem selama periode Idul Fitri adalahdengan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

"TMC ini akan dilakukan dalam posisi siaga danstandby on call. Pada prinsipnya TMC ini digunakan untuk menangani kondisi cuaca agar tidak terlalu ekstrem," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.