Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpeluang Melemah Lanjutan

📅 Selasa, 02 Apr 2024, 09:46 WIB | Oleh:
Berpeluang Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih berpotensi melemah, hari ini (2/4). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sejumlah faktor, baik eksternal maupun internal.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat inflasi dan derasnya arus modal keluar atau capital outflow bakal kembali menekan kinerja rupiah.

Dari eskternal, lanjutnya, pelaku pasar kini fokus terhadap data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) pada Maret. Dengan data ketenagakerjaan yang lemah, maka akan semakin meningkatkan peluang bank sentral setempat atau The Fed memulai siklus pelonggaran kebijakannya mulai Juni 2024.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (2/4), bergerak di kisaran 15.880-15.940 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di awal pekan ditutup melemah 38 poin atau 0,24 persen dari Kamis pekan lalu menjadi 15.895 rupiah per dollar AS. Rupiah merosot karena rilis data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang naik sehingga mengindikasikan tren inflasi yang berkelanjutan.

"Nilai rupiah pada hari ini masih cenderung melemah dan dollar AS lebih condong meneruskan tren kenaikannya terhadap rupiah, hal ini juga didukung oleh perilisan angka inflasi Amerika Serikat yang diukur dengan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi," kata analis Finex Brahmantya Himawan di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.